KULIAH PUBLIK: Enterpreuner

SOSIAL MEDIA

PIKIRKAN YANG BAIK ~ o ~ LAKUKAN YANG TERBAIK ~ o ~ Ini Kuliah MetodeCHAT ~ o ~ Cepat_Hemat_Akrab_Terpadu ~ o ~ Silahkan Membaca dan Berkomentar

Ketahui Bagaimana Kondisi Ekonomi dan Bisnis Anda Terkini

  Baru-baru ini, pemerintah telah mulai melonggarkan mobilitas seiring menurunnya kasus covid-19. Sementara pada Juli hingga awal Agustus ek...

Showing posts with label Enterpreuner. Show all posts
Showing posts with label Enterpreuner. Show all posts

Thursday, June 06, 2019

"Jangan pernah merasa aman di posisi nyaman"

Kisah sukses pedagang “pengampas” menjadi minimarket dengan omzet belasan juta sehari


Diawali Modal Rp 125.000, Menggenjot Becak Sebagai pedagang “pengampas”

H. Azwari Siregar (45), Lulusan sebuah universitas di Mesir, yang juga sempat menjadi dosen sukses menjalankan usaha toko berkonsep minimarket. Bagaimana kisahnya?
Azwari yang biasa disapa Jojo tersebut, pada tahun 1998, kembali ke kampung halamannya di Medan, Sumatera Utara, setelah menyelesaikan studi tafsir hadits di Mesir. Sepulang menimba ilmu di negeri orang, Jojo mengabdi sebagai dosen honorer di dua universitas swasta di Medan. Saat itu, Jojo merasa tak mendapatkan hasil yang layak.

Sekitar 1,5 tahun menjadi dosen, ia memutuskan untuk “banting setir” dengan mulai merintis usaha sebagai pedagang, mengikuti jejak ayahnya. Ia bertekad ingin berdikari, tak meminta modal dan bantuan keluarga. Pada tahun 2000, ia mulai membuka toko kecil-kecilan di kawasan Medan Johor dan menjadi “pengampas” yang mengantarkan sendiri barang dari satu toko ke toko lainnya menggunakan becak.
“Karena saya pikir, kalau saya hanya diam di toko, omzet saya enggak akan bertambah,” kata Jojo.
Tak sedikit yang mencibir dan memandang Jojo sebelah mata. Ada saja yang nyeletuk, ‘Kuliah jauh-jauh cuma jadi pedagang, narik becak. Mending kuliah di sini saja’. Tapi ia tidak peduli cemoohan seperti itu.

Sekitar dua tahun mengelola toko dan menjadi pengampas, Jojo mulai berpikir untuk membesarkan tokonya. Pada 2002, dengan modal Rp 125.000, ia ingin mengisi tokonya dengan barang dagangan yang lebih banyak. Saat itu, tantangannya adalah mencari pedagang grosir yang mau memberikan kepercayaan memasok barang ke tokonya. Ketika melakukan upaya ini, Jojo berbekal nama bapaknya yang sudah dikenal untuk mendapatkan kepercayaan tersebut. Akan tetapi, hal ini ternyata tak membantu. Setelah lebih dari 10 orang didatangi, hanya ada satu orang yang memercayai Jojo, meski sebelumnya mereka belum saling mengenal.
“Dari 10 orang yang saya jumpai, ada 1 yang percaya sama saya, dia marga Purba. Dia percaya sama saya, dia antar barang dua becak. Saya sampai enggak bisa tidur dua malam, memikirkan bagaimana saya melunasi barang-barang yang saya ambil ini,” kata Jojo.
Barang yang dikirimkan ke toko Jojo total senilai Rp 2,5 juta. “Saya cuma kasih uang Rp 125.000 karena saat itu saya punyanya cuma segitu,” ujar dia.
Jojo tak patah semangat. Berapa pun penghasilan yang didapatkannya setiap hari ia setorkan kepada pedagang grosir itu untuk mencicil utangnya. Cara ini dilakukannya untuk menjaga kepercayaan dan menunjukkan kesungguhan dalam berbisnis. “Saya terus memutar otak, bagaimana agar kepercayaan semakin besar. Saya belajar dari teman-teman. Ambil barang paling mahal. Saat itu saya ambil gula. Jadi, misal gula 1 goni modal Rp 425 ribu, saya jual Rp 420.000. Saya rugi Rp 5.000. Tapi, saya kemudian jualan minuman jeruk yang kalau dihitung-hitung, saya bisa dapat untung Rp 100.000. Rugi Rp 5.000, dapat untung dari yang lain Rp 100.000. Jadi saya bisa saving Rp 95.000” papar Jojo.
Ternyata, caranya itu berhasil. Jojo mendapatkan kepercayaan yang lebih besar, bahkan bisa mendapatkan pasokan barang bernilai hingga ratusan juta rupiah.

Kembangkan Konsep Toko hingga Beromzet Belasan Juta Sehari
Pada 2008, toko Jojo sempat bergabung dengan Sampoerna Retail Community (SRC) yang saat itu masih bernama Medan Retail Community. SRC adalah wadah bagi para pelaku UKM Indonesia yang dibina secara konsisten oleh PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna) agar semakin berkembang. Setelah diluncurkan 11 tahun silam, kini lebih dari 105.000 toko kelontong berada di bawah binaan SRC. Akan tetapi, Jojo sempat vakum hingga akhirnya bergabung kembali pada 2013.
Ia mengakui, inilah titik balik kemajuan usahanya. Jojo menyadari bahwa kerapian dan fisik toko yang layak akan menentukan kenyamanan konsumen dalam berbelanja. Efek jangka panjangnya, mendapatkan kepercayaan pelanggan dan omzet pun meningkat tajam. Dari pendampingan SRC, Jojo tidak hanya memeroleh edukasi dalam menata toko, tetapi juga strategi pemasaran, pengembangan SDM, hingga manajemen keuangan.
“Dari toko saya yang biasa-biasa saja, saya belajar bahwa dengan perubahan yang drastis dari tampilan toko, akan berpengaruh ke banyak hal. Kunjungan konsumen sampai omzet,” kisah dia.
Jika sebelumnya omzet toko di kisaran Rp 2 juta hingga Rp 3 juta sehari, dengan berbagai perubahan yang dilakukan, “SRC Fatih” milik Jojo kini memiliki omzet hingga belasan juta per hari. Bahkan, kini toko Jojo dikontrak eksklusif oleh sebuah produsen minuman ringan untuk digandeng sebagai mitra supplier.
“Awalnya ya karena mereka senang dengan tampilan toko saya, sampai saya dikontrak eksklusif oleh supplier minuman itu,” cerita Jojo dengan berseri-seri.
Ia mengungkapkan, pembenahan yang dilakukannya tak hanya dari sisi tampilan dan kerapian toko, tetapi juga sistem pengelolaan toko yang lebih modern. Sekarang, Jojo mengklaim ia mampu bersaing dengan toko waralaba yang saat itu menjamur di berbagai penjuru.
“Dengan didampingi SRC, saya sudah pakai digital semua sejak 2016. Sudah pakai mesin barcode, sudah pakai karyawan sendiri. Saya punya 3 karyawan. Dan saya dapat kesempatan itu berbagai pelatihan, semuanya untuk kemajuan toko,” kata Jojo.

Tak Mau Berada di Zona Nyaman
Meski sudah mapan dengan omzet belasan juta rupiah sehari, Jojo tak cepat puas. Bagi dia, tak boleh merasa aman di zona nyaman. Jojo pun memetik banyak manfaat untuk saling membesarkan usaha dari komunitas SRC.
Selain tetap mengikuti berbagai pelatihan, bersama para anggota SRC lainnya yang tergabung dalam paguyuban, ia mengembangkan sejumlah inovasi. Misalnya, ada anggota SRC yang memproduksi es krim, maka produk ini dipasarkan melalui jaringan SRC. Lama kelamaan, produksi dan penjualan semakin meningkat.
Inovasi lainnya adalah aplikasi “AYO SRC” yang baru saja diluncurkan awal Mei lalu untuk memudahkan akses para toko kelontong berbagi ilmu bisnis, mendapat informasi mengenai pembinaan UKM Sampoerna, dan memudahkan proses pengelolaan toko. Peluncuran aplikasi ini juga turut mendukung proses literasi dan infrastruktur berbasis digital pada pengembangan bisnis dan penciptaan peluang.
“Ini kan namanya saling menguntungkan, kita besar sama-sama. Saya juga mulai merambah jadi trader. Ambil barang di grosir, kalau ada lelang saya ambil, kemudian saya drop ke komunitas SRC. Intinya saling support,” kata dia.
Tak hanya toko, Jojo juga selalu mengingat prinsip yang ditekankan SRC untuk mengembangkan bisnis. Kini, ia menekuni bisnis suplemen nutrisi.
“Jangan pernah merasa aman di posisi nyaman. Di mana pun kita buka keran. Kalau hanya berkembang di satu titik, siap-siap tergilas,” ujar Jojo.


sumber : kumparan.com

Thursday, September 20, 2018

Viral! Inilah Fakta Bisnis Bakso Tusuk Yang Menguntungkan Itu


Ketika mendengar kata bakso, mungkin kita akan terbayang pada makanan berkuah yang disajikan dalam mangkuk, dan memakai mi beserta sayur sebagai pelengkap. Namun, berbeda dengan yang disajikan oleh Sainah (51), warga Padukuhan Miri, Sriharjo, Imogiri, Bantul. Bakso buatannya tidak memakai kuah, namun hanya ditusuk dalam sebatang lidi yang telah dihaluskan. Varian yang dikembangkannya pun beraneka macam, dari mulai bakso tusuk bakar, goreng hingga rebus. Ada juga yang dibalut tahu, menjadi tahu bakso.

Bisnis jajanan yang dijual Sainah memang tampak sepele. Namun, siapa sangka, di warung miliknya yang terletak di jalan Siluk Imogiri, Rt 04, Sriharjo, Bantul, dari bisnis bakso tusuk itu ia mampu meraup omzet Rp8 juta hingga Rp10 juta setiap harinya. Dari bisnis jajanan ini pula, perempuan sederhana ini mampu mempekerjakan 24 karyawan.

Dikutip dari situs Antara, Sainah merupakan salah satu peserta Program Keluarga Harapan (PKH) yang telah mandiri. Sainah yang merupakan warga Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta kemudian menceritakan kisah jatuh bangun membesarkan usaha bakso tusuk hingga sukses seperti sekarang. Semua berawal ketika bergabung menjadi peserta PKH pada 2009.

Sebelumnya Sainah menjadi korban bencana gempa bumi yang terjadi di daerah tersebut sehingga suami yang bekerja sebagai buruh harian kehilangan pekerjaan. Sebagai ibu rumah tangga, Sainah mulai berpikir untuk membantu perekonomian keluarga dengan berjualan tempura kecil-kecilan dengan juragan. Ia mulai mencari informasi dan akhirnya mengajukan diri untuk menjadi peserta PKH. Setelah menjadi peserta, tidak lama ia mendapatkan bantuan modal usaha melalui program Kelompok Usaha Bersama (Kube) dari Kementerian Sosial sebesar Rp1 juta. Modal usaha tersebut ia manfaatkan untuk berinovasi membuat bakso tusuk. "Saya bikin bakso tusuk yang belum ada sama sekali di daerah saya dan ini ide saya sendiri," kata ibu tiga anak tersebut.

Saat ini ia sudah keluar dari kepesertaan PKH secara mandiri. Berkat kesuksesannya, ia menjadi narasumber kegiatan bimbingan teknis (bimtek) pengembangan usaha yang diselenggarakan oleh Kementerian Sosial (Kemensos) untuk menginspirasi para peserta PKH lainnya. Bu Sainah adalah salah satu peserta PKH yang sabar dan tidak ingin segera menggunakan bantuannya, tapi digunakan untuk pengembangan.

Warung Sainah memang tidak terlalu besar. Bercat hijau dan ruangannya bersekat dan ada dapur tempat pengolahan adonan bakso, tempat pengorengan dan pembakaran bakso dan ada pula ruangan cukup lebar berisi meja kecil tertata yang beralaskan tikar, tempat para pengunjung.

Sainah menceritakan, awal mula dirinya terjun dalam dunia usaha yang ia mulai sejak tahun 2007 silam. Awalnya, ia mengaku hanya berjualan tempura keliling menggunakan sepeda ontel. Pada tahun 2007 Sainah jualan tempura pakai sepeda, keliling kampung-kampung, sekolahan. Tempura itu diambil dari orang, setiap hari sistemnya setoran. Setiap hari kadang dapat Rp. 100 ribu sampai Rp. 150 ribu, itu uangnya buat setoran. Paling sisa bersih Rp 15 ribu sampai Rp 30 ribu. Hal itu ia lakoni selama hampir dua tahun.

Hingga suatu ketika, nalurinya untuk bangkit muncul. Ia mulai sharing kepada temannya sesama penjual keliling. Dari obrolan santai itu, Sainah mengaku mendapat masukan banyak dari teman-temannya, bahkan ada yang dengan senang hati bersedia mengajari cara membuat bakso. Padahal waktu itu Sainah belum tahu sama sekali cara membuat bakso.

Pertama kali Sainah mulai mencoba membuat bakso sendiri, dimulai pada tahun 2009. Waktu itu kebetulan ia bertemu dengan seorang teman yang menyarankan untuk masuk dalam anggota Program Keluarga Harapan (PKH). Dari program ini Sainah mendapat bantuan modal Rp1 juta. Uang Rp1 juta itu, bukan untuk belanja namun digunakan untuk kredit freezer sebesar Rp 500 ribu dan sisa Rp 500 ribu ia simpan. Dari uang simpanan Rp500 ribu itu, Sainah ambil untuk membeli tepung dan daging sebagai bahan pembuatan bakso sebesar Rp 40 Ribu. Belanja dengan uang Rp 40 Ribu, Sainah mampu memproduksi bakso sebanyak satu kilo. Bakso satu kilo itu dijajakan keliling dan baru habis selama 3 hari. Uangnya dapat Rp 80 ribu.

Sainah tampak haru ketika harus mengenang pedihnya pertama mulai merintis usaha. Kendati perputarannya sangat lamban, sampai tiga hari, ia mengaku tetap bersyukur lantaran bakso miliknya masih bisa laku terjual. Uang hasil penjualan itu dibelanjakan semuanya, biar muter makin besar makin besar. Lambat laun, perputaran hasil penjual bakso itu makin cepat dan terus membesar.

Meski bisnisnya kian hari terus membesar, bukan berarti ia tak memiliki rintangan. Sainah mengaku sering dicemooh banyak orang karena bakso yang ia jual dianggap aneh karena ditusuk dan tak berkuah. Kata orang orang, “masa bakso kok ditusuk, dicocol sambal?"  Namun, cemooh yang ia dapatkan selalu ia balas dengan senyuman.
“Kalau mau nyicip bakso tusuk saya boleh, nggak usah bayar nggak apa-apa," tutur Sainah waktu itu kepada orang-orang yang mencemoohnya.

Strategi ini ternyata membuahkan hasil. Usai mencoba bakso tusuk miliknya, orang-orang yang sempat mencemooh semakin ketagihan untuk membeli. Hasil dari kerja keras dan kegigihan yang dilakukan, bakso tusuk Sainah kini laku pesat. Bahkan ia sudah membuka cabang di beberapa tempat. Cabangnya ada di kampus institut Seni Indonesia (ISI), di Ganjuran, di Sewon, di Mrican SMK 2 Depok, dan depan kampus UII Kaliurang.

Untuk menjalankan usahanya, Sainah dibantu oleh 24 karyawan untuk membantu proses pembuatan dan penjualan bakso tusuk. Tingginya permintaan pasar, setiap hari Sainah mengaku mampu menghabiskan tepung sebanyak 80 kilogram, daging ayam 80 kilogram, dan daging sapi 12 kilogram. Omzetnya kalau hari biasa Senin sampai Kamis Rp 7 juta sampai Rp 8 juta. Kalau hari Jumat, Sabtu dan Minggu bisa Rp 10 Juta setiap harinya.


Usaha Bakso Tusuk Yang Menguntungkan

Ali pengusaha Bakso Tusuk memulai usaha pada tahun 2000 dengan modal awal Rp 90 ribu. “Alhamdulillah usaha ini saya jalani dengan tekun dan makin hari jualan bakso tusuk saya bertambah maju dengan tambahan armada gerobak hingga kini sekarang sudah ada 11 gerobak ,”ujar Ali.

Awal mula usaha Kamaludin sebelum membuka Wirausaha Bakso Tusuk dari Bekasi, Jawa Barat adalah dengan berjualan roti keliling. Ia kemudian beralih ke Bakso Tusuk karena usaha rotinya sepi. Ali, panggilan Kamaludin memulai usaha bakso tusuk berkat pemberian saudaranya untuk melanjutkan usaha bakso. Usaha itu dinamai Bakso Tusuk Kuah karena sesuai dengan bentuk dan kemasannya yaitu bakso yang ditusuk lalu diberi kuah dan ditambahkan bumbu lainnya seperti kecap dan sambal sesuai selera. Usaha Bakso Tusuk Ali dipasarkan pagi hari disekolah-sekolah lalu setelah menjelang siang  keliling hingga malam atau sampai dagangan habis.
Untuk pengolahan dan peracikan bumbu, Ali hanya dibantu Istrinya, Dian Rahmawati dan saudaranya, sedangkan untuk pemasaran dibantu oleh karyawan sebanyak sebelas orang. Dalam sehari Bakso Tusuk produksi Ali bisa menghasilkan puluhan bakso yang bahan dasarnya dari bahan asli tanpa pengawet seperti Ikan Tuna dan bahan lainnya. Rata-rata setiap hari Ali sanggup membuat bakso enam ember dengan masing-masing ember berisi bakso kira-kira 1000- 2000 butir. Bahan ikan tuna untuk baksonya dipilih karena harganya yang lebih miring sehingga terjangkau dan ia bisa mendapatkan untung lebih. Sementara jika menggunakan bahan selain ikan Tuna, ia mengaku tidak sanggup karena mahal dan harga produksinya melambung. Namun yang terpenting, bakso tusuk Ali tidak menggunakan bahan pengawet sehingga sangat sehat. Ali pun meyakini usaha Bakso Tusuk produksinya lebih unggul dan enak dibandingkan usaha makanan lainnya terbukti konsumennya setiap hari bertambah dan orderan untuk pesanan bertambah.
Harga Bakso Tusuk Ali dibandrol Rp 2000 per porsi dengan isi enam butir bakso. Persaingan usaha oleh sesama pengusaha bakso tusuk diakui oleh Ali tidak ada, sebab ia mengakui karena masing-masing sudah memiliki pasarnya. ”Karena secara tidak langsung pedagang Bakso Tusuk sudah memilik lahan atau tempat masing untuk memasarkan dagangannya dan kami menyadari itu semua tanpa harus ada peraturan atau perjanjian macam itulah dengan kata lain kita sudah saling kompromi antar pedagang. Soal kendala menjalankan usaha Bakso Tusuk diakui Ali memang ada, dalam usaha kadang sepi pembeli kadang ramai.

Untuk menunjang dan meningkatkan produksinya Ali membeli sebuah Mesin Cetak Bakso tipe FM R280 dari Toko Mesin Maksindo Pulo Gadung Jakarta. Sebelumnya dalam memproduksi Bakso ia lakukan secara manual dengan mengandalkan tenaga tangan. Sebelum ada mesin, produksi Bakso butuh waktu yang lama dan terlalu menguras tenaga, hasilnya pun tidak memuaskan dan banyak pesanan dibatalkan. Tapi setelah adanya mesin itu sangat membantu produksi dengan hasil yang sangat signifikan, waktunya cepat, tidak menguras tenaga serta hasilnya pun lebih baik dan cetakan baksonya bagus dan sama. Dengan mesin itu semua pesanan yang datang  dapat teratasi dengan baik dan tidak lagi menolak rezeki yang datang keuntungannya pun berlipat ganda.

Untuk Usaha Bakso Tusuk Ali bisa meraup keuntungan mencapai puluhan juta dalam sebulan. Keuntungan kotornya bisa mencapai Rp 10 juta sedangkan sehari bisa dapat Rp 400 ribu -Rp 500 ribu dari sebelas gerobak yang dimiliki kalau semua jalan atau jualan.

Berdasarkan data terakhir Badan Pusat Statistik (BPS) per Maret 2018, tingkat kemiskinan di Tanah Air turun dan menjadi satu digit, yakni 9,82 persen dari populasi. Angka kemiskinan ini terendah dalam sejarah sejak krisis 1998. Menurut BPS, salah satu faktor yang berperan dalam penurunan angka kemiskinan tersebut adalah program Bantuan Sosial (Bansos) dari Kementerian Sosial (Kemensos) yang disalurkan dengan tepat waktu dan tepat sasaran.

SUMBER :

Saturday, September 01, 2018

Apa Tugas Khusus & Apa Yang Harus Dilakukan Seorang Manajer Media Sosial?


Ternyata pekerjaan spesifik seorang Manajer Media Sosial masih sering disalahpahami oleh orang-orang yang mengelola jaringan media sosial dan dari mereka yang melakukan pekerjaan lain di perusahaan. Berikut pengakuan Manajer MEDSOS di Link-Assistant.Com berdasarkan diskusinya dengan orang-orang yang bekerja di bidang yang sama, termasuk SEO, Internet Marketer, spesialis PPC, dan sebagainya.

Manajer MEDSOS bukan Spammer media social

Seorang manajer media sosial perusahaan bukan hanya orang yang berbagi, penjualan dan pembaruan blog di web, berbicara kepada orang-orang di Facebook, G + dan Twitter. Sayangnya, banyak orang yang melakukan itu dan berani menyebut diri mereka ahli media sosial, karena tahu bahwa keterlibatannya semakin lebih baik dengan “suka laman” yang semakin banyak.

Sebenarnya, Apa itu manajemen media sosial di perusahaan?
Manajer media sosial sebenarnya adalah Internet Marketer khusus di media sosial. Sehingga, manajemen media sosial adalah berbagai kegiatan pemasaran kompleks yang meliputi perencanaan, implementasi, analisis, pengumpulan data, kontribusi kepada tim, mengukur keefektifan. Dengan demikian :

1. Pekerjaan inti Manajer MEDSOS
Yang menjadi pekerjaan inti Manajer Medoso adalah : melibatkan pengguna, memberi tahu mereka tentang perusahaan, layanan dan produknya, menghasilkan penjualan, dan sebagainya. Bagian dari pekerjaan ini diliput dengan cara yang cukup bagus oleh kontributor dan perlu dilakukan setiap hari. Dalam hal ini, mengelola akun perusahaan di Facebook, Twitter, LinkedIn dll. menjadi penting.


2. Dukungan
Banyak perusahaan memiliki departemen Dukungan mereka, dan itu bagus. Tetapi orang sering beralih ke media sosial untuk mendapatkan informasi dan dukungan produk, dan manajer harus ada di situ untuk membantu. Periksa secara teratur kotak masuk, DM, dan komentar untuk memberikan informasi yang diperlukan. Dan lakukan dengan cepat.


3. Analisis
Aturan terbaik pemasaran sosial adalah: ‘gunakan jika berfungsi, atau abaikan jika gagal.

Misalnya, Anda memutuskan untuk melakukan giveaway di halaman Facebook Anda. Anda membuat atau membeli aplikasi untuk itu. Setelah mengadakan kontes, Anda perlu menghubungkan upaya dengan efek yang Anda dapatkan dari acara Anda: lalu lintas, berbagi, keterlibatan, kesadaran merek. Jadi, apapun yang akan Anda lakukan, Anda harus bertanya pada diri sendiri pertanyaan-pertanyaan ini:

Apakah ini lebih baik dari sebelumnya?
Apakah itu mengubah keterlibatan kami, ROI, sinyal sosial, SEO, pendapatan?
Apakah itu layak dilakukan? Bukankah upaya dan pengeluaran uang lebih tinggi daripada pendapatan?
Haruskah saya mengulanginya?

4. Lahan baru
Menggunakan G+, Facebook, dan Twitter untuk membagikan pembaruan perusahaan sangat terbuka. Tetapi Anda harus mencari beberapa cara baru untuk mendapatkan lalu lintas. Ide-ide ini dapat membantu Anda:
Uji situs kurasi konten (StumbleUpon, Scoop.it, Reddit dll) untuk membagikan pembaruan blog Anda.
Periksa GA mingguan Anda untuk menemukan cara baru trafik sosial - ingat bahwa bukan hanya Anda berbagi pembaruan Anda di web. Uji sumber tempat konten Anda dipublikasikan dan dapatkan traffic yang bagus.
Setiap bulan selidiki aktivitas sosial pesaing Anda dan ingat perusahaan yang melakukan kampanye media sosial yang sukses. Mereka mungkin bukan pesaing Anda, tetapi Anda harus mengawasi mereka untuk mendapatkan ide.
Jangan lupa tentang SlideShare, Pinterest, dan situs web serupa tempat Anda dapat berbagi informasi berharga dalam berbagai bentuk visual.

5. Pelaporan
Biasanya menghitung ROI dan melaporkan statistik media sosial dapat bervariasi dari perusahaan ke perusahaan. Satu-satunya hal yang harus ditekankan adalah melakukannya paling tidak sebulan sekali. Anda akan melihat betapa bermanfaatnya untuk melacak ‘suka’ halaman Facebook dan memikirkannya mengingat kampanye sosial, kegiatan, kontes dll yang Anda lakukan bulan ini.

6. Kerja tim
Berada dalam komunitas media sosial memberi Anda peluang besar untuk mendapatkan berita terbaru langsung. Jadi, menjadi megafon untuk tim Pemasaran Internet Anda:
Kumpulkan dan usulkan ide-ide bagus yang ditemukan
Informasikan tentang berita penting, pembaruan, dan perubahan
Ingat bahwa Anda adalah mata-mata terbaik untuk melacak kemajuan pesaing Anda
Bagikan artikel berharga dan entri blog yang Anda temukan
Berikan saran untuk membuat konten yang akan dibagikan di web
Berikan saran kepada rekan kerja yang memutuskan untuk mewakili diri mereka di media sosial
Bekerja dengan afiliasi, mitra, pelanggan setia di situs web media sosial: berbicara dengan mereka, memberikan konsultasi, dan banyak lagi

7. Membuat konten
Itu tergantung pada ceruk perusahaan Anda. Tetapi jika cocok, Anda sangat disarankan untuk membuat konten tentang media sosial. Ini memakan waktu dan sulit, tetapi itu benar-benar menambah konten dan strategi pemasaran perusahaan Anda, SEO, strategi media sosial dan membantu Anda bekerja dengan benar dengan pemikiran dan ide Anda dan menyelidiki audiens Anda. Jika Anda dapat membuat konten untuk ceruk lainnya, itu adalah nilai tambah yang besar.

8. Pendidikan
Ingat, media social bukan ilmu roket. Pada dasarnya, Anda tidak boleh memilih PhD untuk menjalankan akun Facebook yang benar, meskipun Anda harus cukup terdidik untuk tidak mengatakan hal-hal aneh dan membuat kesalahan ejaan. Tapi yang Anda perlu tahu adalah apakah SEO berada setidaknya pada tingkat menengah. Kenali Pemasaran Internet itu sendiri pada level yang tinggi. Pahami dasar-dasar psikologi, kegunaan, beberapa hal dari desain web dan kecenderungan web akan menjadi plus besar. Jadilah pengguna PC dan ponsel yang bagus, aplikasi kantor standar seperti Microsoft Office, Adobe Photoshop, browser, aplikasi email, dan sebagainya. Ini semua tentang digital. Dan akhirnya tahu industri Anda. Jadi, kita perlu banyak belajar. Tentunya, Anda dapat memiliki lima ribu pengikut dan hanya memposting tautan di Twitter Anda. Bandingkan dengan akun yang kuat dengan pengikut 2k yang membentuk komunitas profesional yang luar biasa dan Anda adalah seorang konduktor di komunitas ini yang dapat berbicara tentang topik tertentu dari kepala ke kepala. Jadi ... Banyak membaca. Buku, artikel, dan barang-barang harus menjadi rutinitas harian Anda. Ini SANGAT penting untuk media sosial, karena ia berubah sangat cepat, bahkan lebih cepat dari yang bisa Anda bayangkan.

9. Menjadi mobile dan terjaga luas
Menghindari gangguan sosial? Menabaikan pemberitahuan email? Itu bukan tentang manajer media sosial. Anda harus segera menanggapi, karena ini dapat menjadi titik penting dalam beberapa kasus.
Ada sebuah kasus. Seseorang membeli kereta bayi di toko lokal besar yang terkenal karena desain web lokal. Seminggu kemudian, anaknya lahir. Mereka membongkar gerobak bayi dan ternyata rusak. Mereka menelepon ke toko untuk mengetahui cara memperbaikinya. Tetapi manajer dukungan mengatakan bahwa dia tidak dapat melakukan apa-apa karena seharusnya mereka memeriksanya tepat setelah pembelian. Pelanggan menjadi sangat marah. Dia menulis posting tentang situasi ini dan meminta banyak teman Facebook-nya untuk membagikannya. Mereka melakukannya dan viral. Segera setelah itu, layanan pelanggan dari toko lokal menghubungi pelanggan. Mereka meminta maaf dan menyarankan pergantian gerobak bayi dan juga memberinya kartu diskon serta pelayanan khusus. Pelanggan senang dengan reaksi dan menulis posting tentang gambaran keseluruhan cerita. Itu dibagikan bahkan lebih dari yang pertama dan bertemu reaksi positif pada komunitas Facebook lokal. Haruskah para manajer merespon dalam seminggu, toko lokal bisa mendapatkan masalah reputasi yang serius. Masalahnya ada pada manajer dukungan muda dan tidak berpengalaman yang memberikan informasi yang salah kepada pelanggan sebelumnya. Jadi setiap kali Anda mendapatkan pesan klien di Facebook atau Twitter, atau melihat pembaruan berita yang penting dan kritis, segeralah tanggapi. Anda dapat menyimpan reputasi perusahaan Anda atau pos Anda dapat menjadi viral karena Anda adalah orang pertama yang mempublikasikannya.

10. Manajemen merek

Seringlah melacak sebutan merek Anda dan pesaing Anda di media sosial. Jika ada masalah atau umpan balik negatif, Anda dapat menghentikan konflik dengan memperbaiki kasus. Dalam kasus umpan balik positif Anda harus berterima kasih untuk itu. Juga tugas Anda adalah untuk mengetahui apa yang dikatakan orang tentang Anda di media sosial. Ini biasanya dilakukan dengan alat media sosial, misalnya, menggunakan BuzzBundle untuk melacak sebutan merek dan menanggapi mereka jika diperlukan.

Begitulah kegiatan khusus manajemen media sosial dan posting ke jejaring sosial adalah hal yang sangat berbeda. Penggabungan kegiatan yang disebutkan di atas dapat menjadi kontribusi penting bagi peningkatan pendapatan perusahaan dan yang sebenarnya berdampak pada keseluruhan strategi Pemasaran Internet juga.

Semoga Bermanfaat


SUMBER :

Tuesday, July 31, 2018

Jadikan Diri Anda Sebagai Brand Untuk Menawar Gaji Yang Layak Dalam Pekerjaan Yang Tepat


Cara Menawar Gaji Yang Lebih Banyak

Jika Anda ingin mendapatkan bayaran yang pantas Anda dapatkan, bangunlah merek karier yang terhormat yang menonjol dari semua profesional lain yang Anda ajak bersaing. Bagi sebagian profesional, meminta gaji yang lebih banyak adalah topik yang sensitif. Sebagian besar profesional merasa divalidasi ketika mereka mendapatkan tawaran pekerjaan. Yang lain hanya bangga dengan wawancara yang berjalan dengan baik dan perusahaan telah memperpanjang tawaran pekerjaan. Ketika Anda tidak memandang diri Anda sebagai karyawan, tetapi juga merek, Anda akan selalu tahu nilai karir Anda. Cara terbaik untuk menentukan nilai karir Anda adalah dengan mendapatkan gaji dan tunjangan yang Anda rasa layak Anda dapatkan.

Ketika Anda diwawancarai untuk jabatan teknologi informasi, Anda mungkin memandang diri sendiri seperti atlet all-star, artis musik pemenang penghargaan Grammy atau aktris pemenang Emmy. Anda bekerja keras untuk mendapatkan gelar sarjana dan sertifikasi, dan juga untuk menjadi pakar industri melalui pengalaman karir yang menantang. Gaji counterbalers normal di dunia profesional Anda. Mereka hampir mirip dengan perang penawaran - seniman musik, aktor, dan atlet yang bernegosiasi untuk mendapatkan lebih banyak uang ketika mereka menandatangani kontrak, dan profesional karir harus melakukan hal yang sama.

Kanika Tolver, seorang mantan pegawai pemerintah yang beralih menjadi pengusaha dan Pelatih Profesional Bersertifikat mengisahkan ketika masih remaja. Tolver mendengarkan kelompok musik rap yang disebut Lox, dan yang memiliki lagu dengan Lil 'Kim yang disebut “Uang, Kekuatan, dan Rasa Hormat.” Hingga sekarang, Kanika Tolver berpikir lagu itu benar-benar menggambarkan bagaimana itu menjadi kunci untuk menaiki tangga perusahaan. Jika Anda ingin mendapatkan gaji yang lebih tinggi, Anda perlu memahami cara memerintah uang, kekuasaan, dan rasa hormat yang pantas Anda dapatkan - sudah waktunya untuk berhenti membiarkan perusahaan menurunkan Anda dengan gaji rendah, manfaat tidak bersemangat, dan keseimbangan kehidupan kerja yang buruk.
“Uang, kekuasaan, dan rasa hormat. Bantu Anda tidur di malam hari. Anda akan melihat cahayanya. Itu adalah kunci kehidupan. ”- The Lox, Lil 'Kim dan DMX

Uang: Ketahui nilaimu
Pikirkan diri Anda sebagai seorang profesional bintang rock sejak awal proses perekrutan. Lihatlah wawancara Anda sebagai pertunjukan atau pagelaran. Ketika Anda bekerja dengan baik dalam wawancara kerja dengan menunjukkan keahlian dan energi positif Anda, meminta gaji yang layak Anda dapatkan akan menjadi sedikit lebih mudah. Pastikan selalu berusaha untuk meninggalkan kesan yang langgeng di panel wawancara. Wawancara seperti audisi - Anda harus menampilkan nilai Anda.
Kemudian, ketika Anda benar-benar mendapatkan surat penawaran, bandingkan gaji dengan gaji rendah, median, dan tinggi yang Anda temukan di Glassdoor - memasukkan kota, negara bagian, dan jabatan untuk melihat perusahaan lain mana yang membayar profesional dalam peran yang sama. Juga evaluasi penawaran perusahaan: cuti berbayar (PTO), asuransi kesehatan, insentif neraca kehidupan kerja, dan manfaat pelatihan.

Kekuasaan: Kontrol karir
Beberapa profesional mungkin memiliki banyak tawaran pekerjaan di atas kertas; itu adalah keuntungan yang sangat kuat ketika melakukan pembayaran balas jasa (gaji). Cara terbaik untuk mendapatkan bayaran yang layak Anda dapatkan adalah membiarkan perusahaan benar-benar ingin bekerja untuk mengetahui bahwa Anda telah menerima tawaran lain dengan gaji dan tunjangan yang lebih baik. Pada titik ini, karena Anda memiliki pilihan, kekuatan ada di tangan Anda. Kekuatan sesungguhnya adalah ketika Anda dapat memanfaatkan insentif untuk tambahan selain apa yang ditemukan di tolok ukur gaji Anda.

Kanika Tolver pernah diwawancarai perusahaan konsultan terkenal, serta pesaing mereka. Dua perusahaan konsultan Fortune 500 itu adalah Nike dan Adidas dari perusahaan konsultan, dan mereka selalu mencari untuk mendatangkan konsultan senior seperti Kanika Tolver pada saat itu. Kontrol karier semacam itu adalah kekuatan - itu memberdayakan Anda untuk meminta apa yang Anda inginkan dalam tawaran pekerjaan. Sebagai pakar IT, Kanika Tolver menyatakan minat yang tinggi pada kedua perusahaan dengan tidak hanya merundingkan gaji, tetapi juga meminta lebih banyak PTO dan anggaran pelatihan tahunan yang lebih besar.

Hormati: Merek karier
Anda memenangkan rasa hormat dengan membangun karier yang solid yang menunjukkan nilai profesional Anda. Sama seperti aktor, atlet dan artis musik mendapatkan respek ketika mereka menegosiasikan kontrak dengan menyediakan metrik kinerja dan penghargaan mereka, penghargaan karir divalidasi melalui tawaran balas jasa (gaji) ketika Anda memiliki profil LinkedIn yang solid, sertifikasi profesional, pendidikan tinggi dan pengalaman profesional yang luas.

Dalam 14 tahun terakhir, Kanika Tolver telah menguasai seni branding karir dengan memenangkan penghargaan industri IT dan melalui fitur di CNN, Yahoo, CNBC dan di The Washington Post. Karena dia melihat dirinya sebagai merek, pengalaman dan pencapaian karir telah membantu resume dan profil LinkedIn-nya yang menonjol. Ketika Kanika Tolver menawar gaji sebesar $ 106.000 dengan $ 140.000 untuk peran teknis IT, dia menyatakan nilai Kanika Tolver sebagai master scrum bersertifikat dan mantan pemegang izin keamanan tingkat tinggi. Mereka menyukai wawancara dan keahliannya, sehingga meyakinkan mereka untuk menghormati merek karier Kanika Tolver adalah sepotong kue.

Jika Anda ingin mendapatkan bayaran yang pantas Anda dapatkan, bangunlah merek karier yang terhormat yang menonjol dari semua profesional lain yang Anda ajak bersaing.

Penelitian menunjukkan bahwa lebih dari separuh orang yang saat ini bekerja sedang mempertimbangkan untuk mendapatkan pekerjaan baru. Lebih jauh lagi, lebih dari separuh orang yang saat ini bekerja merasa bahwa mereka hanya memiliki pekerjaan dan bukan karier. Anda mungkin baru lulus dari perguruan tinggi dan mencari pekerjaan pertama Anda, atau apakah Anda lelah dengan pekerjaan Anda saat ini dan membutuhkan pekerjaan pengganti, beberapa teknik berburu pekerjaan pasti memberi Anda keunggulan.

Cara Sederhana Mendapatkan Pekerjaan Yang Tepat

John Stevens, CEO HostingFacts.com berbagi trik efektif yang akan membuat Anda lebih dekat dengan pekerjaan impian Anda. Berikut ini adalah lima teknik berburu pekerjaan yang tampaknya sederhana namun sangat menjanjikan.
1. Habiskan lebih banyak waktu di resume Anda
Penelitian menunjukkan bahwa perekrut rata-rata akan menghabiskan sekitar 3,14 menit untuk membaca resume Anda dan akan memutuskan apakah akan mempekerjakan Anda dalam menit pertama membaca resume Anda. Akibatnya, 1 dari 5 perekrut akan menolak kandidat sebelum mereka selesai membaca resume kandidat. Resume Anda kemungkinan akan memengaruhi peluang Anda untuk dipekerjakan lebih dari yang lain. Intinya, resume Anda dapat membuat atau menghancurkan prospek pekerjaan Anda - yang berarti Anda mungkin harus menghabiskan lebih banyak waktu di atasnya.
Berikut beberapa hal penting untuk diperhatikan :

a. Hati-hati mengoreksi dan mengedit resume Anda: riset menunjukkan bahwa 59 persen perekrut akan menolak kandidat karena kesalahan tata bahasa atau ejaan yang buruk - karena itu biasanya menunjukkan kecerobohan dan kurangnya perhatian calon untuk perincian.
b. Tetap sederhana dan to the point: Penelitian menunjukkan bahwa lebih dari separuh perekrut menolak kandidat karena terlalu sering menggunakan klise atau mencoba terlalu pintar. Hal yang sama berlaku untuk desain: lebih dari 40 persen perekrut menolak kandidat karena terlalu banyak desain, font yang tidak pantas, gambar clip art, atau emoji. Hindari mencoba untuk menjadi terlalu pintar. Langsung saja ke pokoknya dan buat semuanya tetap sederhana. Selalu sederhana.

2. Gunakan beberapa resume
Banyak pencari kerja memiliki kesan bahwa resume harus tetap dan konsisten di semua upaya pencarian kerja. Belum tentu. Jika Anda belum menggunakannya, memiliki beberapa resume dapat memberi Anda kelebihan saat tiba saatnya untuk mendapatkan pekerjaan impian Anda.
Memiliki beberapa resume dapat berguna dalam beberapa skenario. Misalnya, Anda mungkin mencari posisi yang berbeda di industri yang sama atau posisi yang sama di industri yang berbeda. Anda mungkin juga mempertimbangkan opsi yang memungkinkan Anda untuk telecommute. Resume Anda harus menyertakan informasi yang relevan yang menunjukkan fakta bahwa Anda memenuhi syarat untuk posisi atau sifat pekerjaan yang Anda minati. Daripada harus memodifikasi resume Anda dengan setiap aplikasi pekerjaan baru (meningkatkan kemungkinan kesalahan dan kesalahan - yang dapat mempengaruhi prospek pekerjaan Anda seperti yang ditunjukkan sebelumnya), Anda dapat menggunakan beberapa resume.

3. Dapatkan rekomendasi orang dalam
Cara lain yang tampaknya sederhana, tetapi sangat efektif untuk mendapatkan pekerjaan impian Anda adalah dengan mendapatkan rekomendasi orang dalam. Dengan rekomendasi orang dalam, peluang itu berguna demi kebaikan Anda untuk mendapatkan pekerjaan impian Anda.
Coba lihat statistik berikut:
Sekitar sepertiga dari karyawan eksternal dalam organisasi dikaitkan dengan rujukan. 80 persen pekerjaan tidak diposting online.
Pada intinya, bukan hanya Anda sangat tidak menyadari sebagian besar lowongan pekerjaan di organisasi impian Anda karena tidak akan diposting online, tetapi keputusan perekrutan akan sangat condong untuk orang-orang yang dirujuk oleh seseorang yang sudah bekerja di rekanan organisasi.
Jika Anda tertarik untuk bekerja di sebuah organisasi dan memiliki titik kontak di organisasi itu, jangan menunggu posting pekerjaan dibuat. Mintalah rujukan kepada orang-orang yang membuat keputusan perekrutan dan buat kasus Anda.

4. Kerjakan permainan email Anda
Sering kali sulit untuk melihat hubungan antara keterampilan email Anda dan kemungkinan Anda untuk dipekerjakan, tetapi pengalaman dan penelitian menunjukkan bahwa permainan email Anda sangat berarti. Menurut penelitian dari CareerBuilder, lebih dari 20 persen manajer perekrutan tidak akan mempekerjakan kandidat pekerjaan yang tidak mengirim email terima kasih setelah pekerjaan.
Dengan kata lain, bahkan jika proses aplikasi pekerjaan Anda tidak dilakukan secara online, menemukan alamat email dari manajer perekrutan Anda dan mengirim email terima kasih yang sederhana setelah diwawancarai dapat membuat Anda lebih dekat dengan pekerjaan impian Anda.
Jika, proses aplikasi pekerjaan Anda melibatkan penggunaan email, berikut beberapa kiat untuk Anda:
Pastikan email Anda dipersonalisasi dan dikirim ke orang yang tepat: ini menunjukkan Anda telah menyelesaikan pekerjaan Anda dan akan memberi Anda kelebihan. Penelitian juga menunjukkan bahwa email yang dipersonalisasi cenderung mendapatkan lebih banyak pembukaan dan respons.
Gunakan prinsip KISS:
jauhkan baris subjek email Anda dan format pendek dan sederhana. Sebuah penelitian yang melibatkan 1.000 eksekutif di perusahaan Fortune 500 dan Inc 500 menemukan bahwa subjek yang sederhana, jelas, dan rasa ingin tahu yang digerakkan menghasilkan lebih banyak email yang dibuka daripada baris subjek yang lebih panjang.
Jangan menunda tindak lanjut Anda. Jika Anda tidak mendengar balasan setelah 48 jam, tindak lanjuti. Sebuah studi oleh USC Viterbi School of Engineering, yang menganalisis 16 miliar email, menemukan bahwa 90 persen orang yang tidak menanggapi email Anda dalam waktu 48 jam kemungkinan besar tidak akan pernah menanggapi. Dengan kata lain, jika sudah dua hari dan Anda belum mendengarnya kembali maka Anda tidak mungkin mendengar kembali - tindak lanjuti!

5. Buat situs web yang menunjukkan kemampuan Anda untuk berfungsi di posisi yang Anda inginkan. Para pakar pencarian kerja akan menyarankan Anda untuk memoles resume LinkedIn Anda, mendapatkan pengalaman kerja yang baik, dan membangun koneksi yang solid untuk meningkatkan prospek pekerjaan Anda. Akan tetapi, sangat sedikit yang akan mengadvokasi pembuatan situs web, namun itu dapat meningkatkan peluang Anda untuk mendapatkan pekerjaan impian Anda.
Coba lihat studi kasus berikut:
Matthew Epstein sangat ingin bekerja di Google, tetapi dia tidak bisa masuk. Dia memutuskan untuk membuat situs web yang ditargetkan di Google. Situs web menjadi viral, yang menyebabkan Google berhubungan dengan dia dan banyak organisasi lain yang mencoba merayu dia untuk bekerja dengan mereka. Sementara Epstein tidak mendapatkan pekerjaan di Google, ia mendapat begitu banyak pilihan dan memutuskan untuk pergi dengan yang paling menarik baginya.
Leonel Samuel mampu mendapatkan pekerjaan impiannya sebagai dosen berkat situs web biologi yang ia buat. : Cara Membuat Surat Sampul Kemenangan dalam 10 Menit.
Setelah membuat situs webnya The Book Wheel, Allison Hitz bisa mendapatkan pekerjaan impiannya. Meskipun memiliki gelar Master, Hitz menemukan bahwa majikannya lebih tertarik dengan situs webnya daripada di gelar Masternya.

Selamat Mencoba.

SUMBER :


Monday, July 30, 2018

Trik Menggemgam Pasar, Bukan Produk Tetapi Menjaga Kredibilitas Merek


Bertentangan dengan apa yang dipikirkan banyak pengusaha, produk bukanlah merek. Banyak perusahaan baru saja memulai peluncuran produk - inovasi baru atau cara baru menggantikan cara lama, dengan asumsi ada cara lama. Di sinilah mereka salah; mereka seharusnya meluncurkan merek.

Bayangkan Anda berada di supermarket, untuk mencari membeli garam. Apakah Anda memilih Morton, atau merek toko dengan harga lebih rendah? Bagaimanapun, garam adalah garam, bukan? Salah. Ketika datang ke pilihan konsumen, merek penting.

Konsumen membayar premi untuk Morton karena, dari waktu ke waktu, merek telah menciptakan persepsi kualitas, konsistensi dan kepercayaan. Merek terkemuka seperti Morton lebih dari sekadar produk atau layanan - mereka membangkitkan ingatan dan emosi yang terkait dengan kualitas. Ketika konsumen mempercayai suatu merek, itu membuat mereka loyal, dan ketika mereka loyal, mereka membeli lebih banyak.

Perusahaan yang meluncurkan produk "asli", bukan merek, akhirnya menyadari bahwa inovasi roket-sains mereka dapat dengan cepat dikomoditisasi oleh pesaing dengan versi produk asli mereka yang lebih cepat lebih murah. Sehingga, perang sadispun dimulai.

Sebut misalnya, kategori kamera video point-of-view. Baik Contour dan GoPro meluncurkan perusahaan mereka pada tahun 2004, dan kategori pasar baru untuk kamera POV lahir. Namun, satu perusahaan meluncurkan produk yang luar biasa dan yang lain memiliki kejelian untuk meluncurkan merek yang sekarang mendefinisikan kategori.
Contour meluncurkan kamera POV pertama-dari-jenisnya untuk aksi olahraga. Itu meluncurkan produk. Di sisi lain, GoPro, meluncurkan aspirasi untuk atlet untuk "Go Pro" dan menangkap momen penting mereka dengan merek. Perusahaan ini meluncurkan merek dengan memusatkan nilai merek laser mereka pada penyediaan emosi aspirasional tunggal perasaan seperti "pro." Merek GoPro pertama kali menjadi emosi atlet yang dicari dan dicita-citakan untuk dirasakan. Hari ini, nama merek GoPro adalah kata kerja. "GoPro it" identik dengan petualangan dan menangkap rekaman POV dari momen-momen hebat.

Jangan terpaku pada fitur dan fungsi. Jangankan fokus pada pesan dan kisah Anda, ingatlah lima alasan mengapa Anda harus meluncurkan merek, bukan produk:

1. Merek memberikan ketenangan pikiran.
Orang, secara alami, umumnya menghindari risiko dan mencari keselamatan. Jika merek yang mereka gunakan secara konsisten memberikan pengalaman positif, konsumen membentuk opini bahwa merek tersebut dapat dipercaya, yang memberi mereka ketenangan ketika membeli.

2. Merek menciptakan perbedaan dan menghemat waktu pengambilan keputusan.
Lorong toko kelontong mana pun memiliki lebih banyak opsi produk daripada siapa pun yang dapat mempertimbangkan untuk membeli. Apa yang memungkinkan kita untuk memilih satu merek selai kacang di atas yang lain, atau di atas produk generik? Gunakan branding untuk mendefinisikan - secara instan, dengan sedikit pemikiran - apa yang membuat produk Anda berbeda dan lebih diinginkan daripada produk yang sebanding.

3. Merek menambahkan nilai.
Mengapa konsumen membayar harga lebih tinggi untuk merek dibandingkan dengan produk tidak bermerek atau generik? Apakah itu lebih baik kualitas, tampilan dan nuansa, atau apakah perawakan merek di masyarakat? Itu mungkin kombinasi dari masing-masing. Produk bermerek yang sukses menghasilkan lebih banyak uang untuk perusahaan mereka dengan harga premium.

4. Merek mengekspresikan siapa kita.
Smartphone apa yang Anda miliki? Mobil apa yang kamu kendarai? Sepatu apa yang kamu pakai? Merek yang kami gunakan membuat pernyataan tentang siapa kami dan siapa kami ingin menjadi. Orang-orang menjadi terikat secara emosional dengan merek yang mereka gunakan dan melihatnya sebagai bagian dari citra diri mereka. Kampanye “Saya PC / saya Mac” klasik Apple menunjukkan bagaimana merek dapat mencerminkan kepribadian dan persepsi diri dari pengguna mereka.

5. Merek memberi konsumen alasan untuk berbagi.
Kami semua memiliki pendapat tentang hal-hal yang kami alami, dan kami ingin berbagi dengan orang lain. Baik itu buku bagus, film bagus atau makanan enak, kami menjadi pendukung merek ketika kami berbagi pengalaman merek positif. Di dunia kita yang semakin sosial, kita memiliki lebih banyak peluang daripada sebelumnya untuk menyebarkan manfaat dari pengalaman kita. Merek yang kuat memberi konsumen alasan untuk berbagi pengalaman mereka.

Seiring waktu, paten produk kadaluarsa, fitur memukul pengembalian berkurang dan pesaing pindah ke pasar. Jika ada perusahaan yang memiliki sedikit peluncuran produk, untuk berdiri ketika hal ini terjadi, sementara berbeda dengan perusahaan yang meluncurkan merek memiliki nilai berkelanjutan yang tidak dapat direplikasi. Ingat, sebuah merek adalah ide di dalam pikiran konsumen. Tentukan merek milikmu.

Bagaimana Anda membangun basis pelanggan setia? Untuk sebagian besar merek modern, jawabannya tidak benar-benar terletak pada keaslian - melainkan tergantung pada membangun kredibilitas.

Menurut Asosiasi untuk Penelitian Konsumen, "Sebagai sinyal positioning produk, karakteristik paling penting dari suatu merek adalah kredibilitasnya ... Kredibilitas mempengaruhi pilihan konsumen melalui risiko yang dirasakan, biaya informasi yang disimpan dan kualitas yang dirasakan dalam kebanyakan kategori, bahkan mereka dengan hanya tingkat ketidakpastian moderat."

Bahkan untuk pembelian yang relatif murah, apakah pelanggan menganggap merek sebagai dapat dipercaya - sebagai seseorang yang memenuhi janji mereka - akan memiliki dampak besar pada keputusan pembelian mereka. Sayangnya, banyak merek goyah dalam upaya meningkatkan kredibilitas mereka sebagai akibat kesalahan yang relatif kecil. Kebiasaan online berikut mungkin tidak tampak seperti masalah besar, tetapi mereka dapat dengan mudah menggagalkan upaya merek Anda.

1. Anda menggunakan superlatif yang tidak jelas.
Setiap merek ingin memposisikan diri sebagai yang terbaik dalam bisnis. Namun, daripada memamerkan karya terbaik mereka dalam portofolio online, banyak bisnis memilih untuk menggunakan superlatif non-spesifik seperti "berkualitas tinggi," "terbaik dalam bisnis" atau "tim berpengalaman."
Pakar media telah menemukan bahwa superlatif yang tidak jelas itu benar-benar menghancurkan kredibilitas merek, mengisyaratkan ketidakamanan yang mendasari tentang apa yang ditawarkan bisnis Anda. Sebaliknya, sebutkan contoh-contoh peningkatan kredibilitas tertentu, seperti penghargaan yang Anda menangkan atau berapa tahun Anda dalam bisnis.

2. Anda belum mengklaim bisnis Anda di Google.
Sebagian besar pelanggan potensial (dan bahkan banyak pelanggan Anda yang kembali) tidak akan mengingat URL perusahaan Anda. Untuk menemukan Anda, mereka akan melakukan pencarian di Google. Meskipun situs web Anda harus muncul sebagai bagian dari hasil penelusuran mereka, banyak pelanggan benar-benar akan melihat daftar Google Anda terlebih dahulu - dan jika Anda belum menambahkan atau mengklaim bisnis Anda, Anda dapat dengan cepat kehilangan kredibilitas. Mengklaim bisnis Anda membantu membuktikan kepada pelanggan bahwa Anda memiliki keberadaan online yang sebenarnya. Ini memberi mereka kesempatan untuk memeriksa ulasan dan dengan cepat menemukan informasi penting lainnya. Jika Anda tidak mengklaim bisnis Anda, Anda mengirim pesan bahwa Anda tidak peduli dengan keberadaan web Anda - dan bahwa situs web Anda mungkin tidak akan membantu pelanggan menyelesaikan masalah mereka juga.

3. Anda telah mengabaikan halaman testimonial di situs Anda.
Ulasan pelanggan dapat membuat atau menghancurkan kemampuan Anda untuk menarik bisnis baru - bahkan untuk industri yang jelas tidak berteknologi tinggi seperti pipa atau perawatan kebun. Namun, terlalu banyak merek membiarkan situs ulasan pihak ketiga melakukan semua pengangkatan yang berat, meskipun situs web tanpa testimonial akan memiliki waktu yang lebih sulit untuk membangun kredibilitas.

4. Anda secara sadar mencoba menggunakan kata-kata yang terdengar pintar.
Bagian penting dari membangun kredibilitas adalah membuktikan bahwa Anda benar-benar tahu apa yang Anda bicarakan. Inilah sebabnya mengapa begitu banyak merek merangkul kekuatan blogging - berbagi fakta dan tips adalah cara yang bagus untuk memamerkan keahlian Anda dan meningkatkan peringkat SEO Anda. Masalahnya muncul ketika blog dan konten online lainnya dibumbui dengan kata-kata "pintar" dalam upaya untuk terdengar lebih berwibawa.
Kata-kata seperti "deosculation" (kata lain untuk berciuman) atau "laodicean" (yang berarti acuh tak acuh) dapat membantu Anda terdengar lebih cerdas, tetapi mereka hanya akan membingungkan audiens Anda. Lebih buruk lagi, mencoba menggunakan bahasa yang lebih kompleks membuatnya jauh lebih mungkin bahwa Anda akan membuat kesalahan yang memalukan. Keep it simple, dan Anda akan membangun kredibilitas Anda dengan bahasa yang mudah dimengerti.

5. Anda gagal memanusiakan merek Anda.
Penipuan dan situs web palsu sudah banyak akhir-akhir ini, dan sebagai hasilnya, banyak konsumen yang sangat berhati-hati ketika memeriksa merek baru untuk pertama kalinya. Sayangnya, dalam upaya menghemat waktu dan uang, banyak bisnis kecil menggunakan foto stok dan halaman "tentang" generik di situs mereka. Langkah semacam itu mungkin lebih mudah, tetapi ini menggambarkan kurangnya transparansi, dan memberi sinyal kepada pelanggan bahwa situs Anda bisa menjadi scam.
Sebaliknya, memanusiakan bisnis Anda dengan gambar orang-orang yang benar-benar bekerja di sana. Personalisasi halaman tentang dengan detail unik tentang masa lalu perusahaan Anda. Jangan takut untuk memasukkan info pribadi tentang tim atau foto kantor Anda. Penambahan semacam itu bisa sangat membantu dalam membuktikan keabsahan Anda.

6. Anda telah menyampaikan komunikasi kuno.
Situs web berkualitas adalah aset besar, tetapi kemungkinan besar tidak akan menjawab setiap pertanyaan yang mungkin dimiliki calon pelanggan Anda. Meskipun email dan chatbots dapat membantu, banyak pelanggan masih lebih menyukai metode komunikasi tradisional - dan menurut Harvard Business Review, "74 persen orang yang memiliki pengalaman dukungan telepon yang buruk cenderung memilih bisnis lain saat nanti mereka berbelanja untuk produk atau layanan itu. "Termasuk alamat bisnis Anda dan nomor telepon kontak tidak hanya memberi calon pelanggan lebih banyak cara untuk berhubungan - itu juga membantu melegitimasi perusahaan Anda untuk konsumen dan Google. Bahkan merek digital saja akan mendapatkan legitimasi dengan memberi pelanggan cara untuk berbicara dengan manusia nyata. Ketika Anda menghindari kebiasaan online negatif ini dan mengambil langkah untuk memperbaikinya, Anda akan membuat kesan yang lebih baik dan membangun reputasi yang lebih kuat dengan potensi pelanggan.

Jual merek produk bukan keaslian produk dan pelihara Kredibilitas Merek Anda. Dengan cara itu, Anda akan menghasilkan pertumbuhan penjualan yang diimpikan untuk menjaga bisnis Anda terus melaju.

Semoga bermanfaat.

SUMBER :