KULIAH PUBLIK

SOSIAL MEDIA

PIKIRKAN YANG BAIK ~ o ~ LAKUKAN YANG TERBAIK ~ o ~ Ini Kuliah MetodeCHAT ~ o ~ Cepat_Hemat_Akrab_Terpadu ~ o ~ Silahkan Membaca dan Berkomentar

Ketahui Bagaimana Kondisi Ekonomi dan Bisnis Anda Terkini

  Baru-baru ini, pemerintah telah mulai melonggarkan mobilitas seiring menurunnya kasus covid-19. Sementara pada Juli hingga awal Agustus ek...

Thursday, November 11, 2021

Ketahui Bagaimana Kondisi Ekonomi dan Bisnis Anda Terkini


 

Baru-baru ini, pemerintah telah mulai melonggarkan mobilitas seiring menurunnya kasus covid-19. Sementara pada Juli hingga awal Agustus ekonomi diakui alami pelemahan cukup signifikan.

Gubernur BI Perry Warjiyo dalam konferensi pers usai Rapat Dewan Gubernur (RDG), Selasa (21/9/2021), mengatakan bahwa Ekonomi Indonesia diperkirakan terus berlanjut sejalan dengan vaksiansi, ekspor yang kuat, pembukaan sektor-sektor semakin kuat dan dari fiskal dan moneter. Pertumbuhan ekonomi pada 2021 diperkirakan tetap kisaran proyeksi BI 3,5% sampai 4,3%. Di dalam negeri, perekonomian domestik membaik bertahap dipengaruhi mobilitas masyarakat dengan pelonggaran PPKM sebagai respons penanganan covid yang semakin baik Agustus hingga September 2021 aktivitas domestik baik.

Bank Indonesia (BI) memandang pemulihan ekonomi nasional terus berlanjut. Diperkirakan hingga akhir tahun 2021, pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 3,5-4,3%. Perbaikan pada sisi eksternal, yang ditandai dengan neraca pembayaran indonesia (NPI) didorong oleh surplus neraca perdagangan. Neraca perdagangan US$ 4,7 miliar surplus, tertinggi sejak Desember 2006, dipengaruhi peningkatan ekspor komoditas utama, cpo, biji logam. Inflasi juga terjaga rendah karena belum kuatnya permintaan domestik. "BI komitmen menjaga stabilitas harga melalui pusat dan daerah TPI dan TPID, guna menjaga inflasi ihk pada kisaran target 3,5% plus minus 1% pada 2021 dan 2022.

Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut optimisme pelaku bisnis pada triwulan I 2019 akan lebih rendah dibanding triwulan sebelumnya. Kendati demikian, kondisi bisnis masih terus tumbuh, meski tak kencang di tengah pelemahan ekonomi global. Nilai indeks tendensi bisnis Indonesia pada triwulan I 2019 menurut survei pada sekitar 5.000 pelaku usaha adalah 103,54. Angka itu lebih rendah ketimbang pada triwulan IV yang mencapai 104,71. Indeks tendensi bisnis 103,54 persen terutama karena order dari luar negeri. Pengusaha sudah membaca prediksi dari berbagai lembaga keuangan bahwa ekonomi Indonesia tahun ini tak mudah dilalui, masih ada perang dagang dan pengaruhnya pada harga komoditas.

Menurut komponen pembentuk, tercatat hanya order dari luar negeri yang nilainya kurang dari 100 yakni hanya 99,04, sedangkan order dari dalam negeri 108,49, harga jual produk 105,89, dan order barang input 100,74. Sementara, peningkatan kondisi bisnis diperkirakan terjadi pada 14 kategori lapangan usaha. Yang paling tinggi terjadi pada jasa kesehatan dan kegiatan sosial mencapai 118,09, real estate 116,28, dan jasa keuangan dan asuransi 115,23. Sedangkan terendah pada jasa lainnya administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib, 96,01 pada pertambangan dan penggalian, lalu 96,64 jasa lainnya. Angka yang masih di atas 100, menunjukkan kondisi bisnis Indonesia masih bagus. “Kondisi bisnis masih terus tumbuh, namun tingkat optimisme pelaku bisnis diperkirakan lebih rendah.

Setelah dilakukan survei ke 34 provinsi menurut prediksi BPS terjadi penurunan keyakinan, juga terjadi pada sisi indeks tendensi konsumen. Indeks pada triwulan I 2019 diperkirakan sebesar 104,03 yang menunjukkan kondisi ekonomi konsumen akan meningkat, namun dengan optimisme yang lebih rendah jika dibandingkan triwulan IV 2018 yang sebesar 110,54.

Survei Indikator Politik Indonesia menemukan sebagian besar masyarakat menganggap kondisi ekonomi nasional buruk, terutama saat pandemi Covid-19 saat ini. Sebanyak 44,1% responden menilai kondisi ekonomi masih buruk, sementara yang berpendapat baik hanya 16,1%. Survei yang dilakukan Indikator tersebut berlangsung pada September 2021 dengan melibatkan 1.200 responden dari seluruh provinsi di Indonesia.  Sejak September, ada 30,6% yang mengatakan buruk, 7,4% mengatakan sangat buruk terhadap isu ekonomi nasional. Kalau ditotal 44% mengatakan ekonomi nasional dalam keadaan buruk. Sisanya, sekitar 33,3% responden menilai kondisi ekonomi nasional sedang saja, 0,7% menjawab ekonomi sangat baik, dan sisanya 5,7% responden tidak menjawab. Responden yang mengatakan ekonomi nasional lebih buruk saat pandemi Covid-19 mempunyai latar belakang pekerjaan di sektor informal. Umumnya mereka yang tidak memiliki fix income (pendapatan tetap), sektor informal.

Berdasarkan laporan Indikator, sebanyak 1.200 responden dipilih secara acak dari kumpulan sampel acak survei tatap muka langsung yang dilakukan pada Maret 2018 - Juni 2021. Sebanyak 296.982 responden yang terdistribusi secara acak di seluruh nusantara pernah diwawancarai secara tatap muka langsung dalam rentang 3 tahun terakhir. Secara rata-rata, sekitar 71% di antaranya memiliki nomor telepon. Jumlah sampel yang dipilih secara acak untuk ditelepon sebanyak 7.250 data, dan yang berhasil diwawancarai dalam durasi survei yakni, sebanyak 1.200 responden. Dengan asumsi metode simple random sampling, ukuran sampel 1.200 responden memiliki toleransi kesalahan sekitar 2,9% pada tingkat kepercayaan 95%.

Menteri Investasi Bahlil Lahadalia menanggapi hasil survei ini, dan menyampaikan bahwa temuan Indikator terkait ketidakpuasan masyarakat terhadap kondisi ekonomi nasional itu tidak terlalu menggembirakan bagi pemerintah. Meski demikian, pemerintah terus berupaya memulihkan ekonomi nasional. Hasilnya, kondisi ekonomi Indonesia sudah lebih baik dibanding negara-negara lain di Asia Tenggara. Kuartal keempat pertumbuhan ekonomi kita pada 2020 hampir minus 3, tapi kuartal I 2021 tumbuh sampai 0,75. Pertumbuhan ekonomi pada kuartal II 2021 menunjukkan kenaikan siginifikan sebesar 7,07%. Perekonomian Indonesia akan berangsur membaik. Pemerintah bersama jajarannya menjalankan sejumlah strategi agar kondisi ekonomi nasional terus membaik dan berbanding lurus dengan kepuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintah. Strategi ke depan agar kepercayaan publik tetap terjadi, dalam ekonomi penciptaan lapangan kerja yang berkualitas tetap dijaga. Kemudian mendorong kawasan-kawasan pertumbuhan ekonomi baru. Dihimbau seluruh pemangku kepentingan untuk menjalankan kolaborasi ekonomi demi memperbaiki kondisi saat ini. Selain itu, investor diminta untuk berinvestasi di sejumlah daerah agar dapat berkolaborasi dan mendorong perkembangan usaha, menengah, kecil, dan mikro (UMKM). Pada akhirnya, hal itu dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional secara masif.

Ini Tanda tanda Bisnis Anda Punya Kondisi Keuangan yang Sehat

1. Tingkat Pengeluaran Tidak Melebihi Pemasukan.

Keuntungan hanya bisa terjadi apabila jumlah pemasukan melebihi pengeluaran. Masalahnya, jika bisnis Anda mengalami pemasukan tinggi, kemungkinan besar pengeluaran akan ikut meningkat. Oleh karena itu, Anda harus mengatur strategi agar peningkatan pengeluaran tersebut sejalan dengan peningkatan keuntungan. Misalnya, apabila keuntungan Anda meningkat sebanyak 5% selama periode waktu tertentu, pastikan pengeluaran bisnis Anda juga tidak lebih dari 5% selama periode waktu yang sama.

2 Mempunyai Dana Cadangan

Tidak ada yang benar-benar tahu kondisi bisnis Anda di masa depan. Misalnya, salah satu klien besar tiba-tiba membatalkan kontrak sehingga Anda kehilangan sebagian besar pemasukan. Hal tersebut pasti akan mengubah kondisi bisnis Anda, membuat Anda harus melakukan adaptasi seperti pemotongan anggaran keuangan pada sektor-sektor tertentu. Oleh sebab itu, bisnis Anda baru bisa dikatakan sehat apabila Anda memiliki dana cadangan. Dana cadangan akan membantu bisnis Anda untuk tetap beroperasi jika terjadi hal-hal di luar rencana.

3 Pertumbuhan Positif Saldo Uang Tunai Anda.

Sebagian besar pebisnis biasanya akan langsung menginvestasikan kembali kkentungannya ke bisnis mereka agar terus berkembang. Namun, ingatlah bahwa hal tersebut bisa membuat saldo uang tunai Anda berkurang meskipun aset berlimpah. Ketika Anda mendadak membutuhkan uang tunai, Anda pun terpaksa berutang untuk menutupi kekurangan uang tunai tersebut. Padahal, utang biasanya tidak terlepas dari bunga, yang tentu akan membuat Anda mengeluarkan lebih banyak uang untuk melunasinya. Jadi lebih baik Anda membagi keuntungan perusahaan untuk diinvestasikan sedikit ke dalam bisnis dan sisanya digunakan untuk mengisi dana cadangan.

4 Tingkat Rasio Utang Cenderung Rendah

Ada dua jenis rasio utang yang perlu Anda perhatikan, yaitu rasio utang dengan aset (debt-to-assets ratio) dan rasio utang dengan ekuitas (debt-to-equity ratio). Debt-to-assets ratio digunakan untuk mengukur seberapa besar jumlah aktiva perusahaan yang dibiayai dengan total uang. Sedangkan, debt-to-equity ratio adalah rasio yang digunakan para analisis dan investor untuk melihat seberapa besar utang perusahaan jika dibandingkan ekuitas perusahaan atau para pemegang saham.

Idealnya, bisnis yang sehat memiliki tingkat rasio utang rendah. Namun, khusus debt-to-asset, Anda harus menjaga agar rasio utang dan aset berada pada kondisi maksimal 1:2.

Apabila kondisi keuangan bisnis Anda menunjukkan keempat tanda di atas, Anda tidak perlu khawatir karena artinya bisnis Anda memiliki kondisi keuangan yang sehat.

Salah satu cara yang bisa Anda lakukan untuk menjaga kondisi keuangan bisnis yang sehat adalah dengan rutin membuat laporan keuangan. Dengan begitu, Anda bisa selalu mengetahui kondisi terkini keuangan bisnis Anda dan memastikannya selalu target.


Baca juga :

www.jurnal.id

www.cnbcindonesia.com

https://katadata.co.id

Wednesday, November 10, 2021

Percepatan Industri 4.0 untuk Industrialisasi yang Inklusif dan Berkelanjutan


Kementerian Perindustrian (Kemenperin) bersama United Nations Industrial Development Organization/ Organisasi Pembangunan Industri Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNIDO) kembali menggelar Konferensi Regional Pembangunan Industri atau Regional Conference on Industrial Development (RCID) yang dilaksanakan untuk kedua kalinya pada 10-11 November 2021 di Hotel Fairmont, Jakarta. RCID ke-2 akan diselenggarakan secara hybrid atau kombinasi antara kehadiran fisik dengan pertemuan secara virtual, dengan mengundang pejabat tinggi di bidang perindustrian dari 26 negara anggota UNIDO dan dibuka secara resmi oleh Presiden Joko Widodo.

Konferensi kedua ini merupakan konferensi kedua yang merupakan tindak lanjut dari suksesnya penyelenggaraan RCID yang pertama yang dilaksanakan pada 8-9 November 2018 di Bali yang menghasilkan "Bali Industry 4.0 Agenda". Konferensi pertama tersebut menghasilkan “Bali Agenda on Industry 4.0” yang disepakati oleh peserta dan merefleksikan keinginan untuk mendorong pemerintah negara-negara Asia Pasifik untuk mempromosikan kerjasama lebih lanjut dalam menghadapi tantangan dan mengambil peluang Industry 4.0, pentingnya menciptakan a level of playing field di kawasan, serta membangun platform knowledge sharing bagi negara berkembang untuk belajar dari kawasan yang lebih maju ekonominya.

Penyelenggaraan konferensi ini mengawali persiapan pertemuan Trade Industry and Investment Working Group (TIIWG) G-20 yang akan berlangsung pada tahun 2022 sebagai rangkaian dari presidensi Indonesia di G20 yang akan mengambil tema “Recover Together, Recover Stronger“. Konferensi yang diikuti oleh negara-negara di kawasan Asia Pasifik. Kali ini Mengusung tema “Acceleration of Industry 4.0 for Inclusive and Sustainable Industrialization” (Percepatan Industri 4.0 untuk Industrialisasi yang Inklusif dan Berkelanjutan).

Penyelenggaraan RCID ke-2 berfokus pada tantangan dan peluang penerapan Industri 4.0 di kawasan Asia Pasifik pada masa pandemi Covid-19. Tujuannya untuk saling bertukar wawasan dan pengalaman dalam upaya mempercepat pemulihan sektor industri dan ekonomi di kawasan melalui penerapan Industri 4.0.

Ada empat tema besar yang akan diangkat dalam konferensi ini, yaitu peningkatan partisipasi Industri Kecil Menengah (IKM) pada rantai pasok global atau Global Value Chains (GVC), penguatan Sumber Daya Manusia (SDM), Strategi Transisi Industri Menuju Industri Hijau dan Ekonomi Sirkular, serta optimalisasi pemanfaatan sumber daya alam yang berkelanjutan.

Selanjutnya, RCID juga akan membahas topik-topik meliputi ekosistem transformasi digital, masalah inklusivitas dan keberlanjutan serta upaya kerja sama regional untuk mempercepat adopsi Industri 4.0.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita kepada para jurnalis dalam kegiatan media briefing jelang pelaksanaan RCID di Jakarta, Senin (8/11), mengatakan : “Penyelenggaraan RCID ke-2 akan menjadi tonggak penting menuju persiapan pertemuan Trade Industry and Investment Working Group (TIIWG) G-20 yang akan berlangsung pada tahun 2022 sebagai rangkaian dari presidensi Indonesia di G20 yang akan mengambil tema "Recover Together, Recover Stronger" di bawah kepresidenan Indonesia. Karenanya, RCID ke-2 dikemas sebagai forum pendahuluan untuk membahas isu prioritas sekitar industri dan mendapatkan masukan dari negara-negara Asia Pasifik anggota UNIDO, yang kemudian akan diangkat pada pertemuan TIIWG dalam Presidensi G-20 Indonesia pada tahun 2022 tersebut. Melalui RCID, Pemerintah Indonesia berupaya membina kerja sama di Asia Pasifik untuk penerapan dan pemanfaatan Industri 4.0 untuk pembangunan industri yang inklusif dan berkelanjutan atau Inclusive and Sustainable Industrial Development (ISID) di masa pandemi Covid-19. Konferensi ini sangat penting untuk diikuti, tidak hanya oleh para pelaku usaha, aparatur institusi/lembaga pemerintah, dan akademisi, tetapi juga masyarakat. Hal ini agar berbagai elemen yang ada dapat saling mendukung untuk mempercepat penerapan peta jalan Making Indonesia 4.0 sekaligus akselerasi pemulihan ekonomi Indonesia.

Pada kesempatan yang sama, Menurut Esam Odeh Saoud Alqararah, UNIDO’s Representative for Indonesia and Timor Leste,  bahwa UNIDO bangga dan merasa terhormat dapat bermitra dengan Pemerintah Indonesia untuk Konferensi Regional kedua tentang pengembangan industri. Pada konferensi kedua ini, UNIDO bertujuan untuk lebih mempromosikan kerja sama global dan regional dalam rangka membantu menuai manfaat dari penerapan industri 4.0. Konferensi ini akan memainkan peran penting untuk mempercepat pemulihan industri pascapandemi yang inklusif dan berkelanjutan di kawasan Asia dan Pasifik. Kegiatan ini juga merupakan peristiwa yang sangat strategis dan tepat waktu dalam konteks Kepresidenan G20 Indonesia pada tahun 2022. UNIDO menegaskan kembali dukungan penuhnya kepada Pemerintah Indonesia dalam upaya ini, dan siap untuk berkontribusi pada pembahasan G20 sebagai mitra pengetahuan yang terpercaya. Temuan utama dari diskusi mendatang akan mewakili kebijakan dan kontribusi strategis yang berharga terhadap Presidensi G20 Indonesia.

UNIDO berharap konferensi kedua ini dapat berkontribusi pada penguatan kerja sama regional di Asia-Pasifik untuk mempercepat adopsi teknologi Industri 4.0 dalam mendukung pembangunan industri yang inklusif dan berkelanjutan serta Agenda 2030 untuk Pembangunan Berkelanjutan. UNIDO yakin bahwa platform ini akan berfungsi untuk mengidentifikasi area prioritas yang dapat membantu kawasan memanfaatkan peluang Revolusi Industri Keempat, selain memberikan masukan regional Asia dan Pasifik untuk diskusi G20 pada 2022.

Direktur Jenderal Ketahanan, Perwilayahan dan Akses Industri Internasional (KPAII) Eko S.A. Cahyanto mengemukakan, di sela gelaran RCID ke-2 ini, akan dilakukan penandatanganan Indonesia-UNIDO Country Programme (IUCP) 2021-2025 antara Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dengan Director General of UNIDO, Li Yong yang akan dilakukan secara virtual. Selain itu, akan diisi dengan diskusi dengan menghadirkan berbagai narasumber, di antaranya dari Kemenperin, UNIDO, KADIN Indonesia, Sekretariat ASEAN, pelaku industri, dan akademisi. Pada puncak acara, disampaikan rekomendasi bersama sebagai upaya kawasan untuk mempercepat adopsi Industri 4.0 untuk ISID serta kegiatan tindak lanjut RCID ke-2

Isu Industri 4.0 jadi fokus utama Presidensi G20. Indonesia Serukan Kerja Sama Internasional di Bidang Industri 4.0 dalam Forum PBB, dalam rangka menghadapi tantangan sekaligus mengoptimalkan manfaat dari revolusi industri keempat yang juga dikenal dengan Industri 4.0. Kerja sama itu antara lain dapat dilakukan melalui organisasi internasional yang telah ada, seperti Organisasi Pembangunan Industri PBB (United Nations Industrial Development Organization/UNIDO). Seruan itu disampaikan delegasi Indonesia dalam Sidang Umum UNIDO di Abu Dhabi, Persaturan Emirat Arab, tanggal 3-7 November 2019, yang dipimpin oleh Dubes/Wakil Tetap RI untuk PBB di Wina, Dr. Darmansjah Djumala.

Indonesia percaya bahwa UNIDO dapat memainkan peran penting dalam membantu pengembangan industri untuk beradaptasi dan mendapatkan manfaat dari era Industri 4.0. Peran UNIDO tidak hanya menyediakan keahlian, tetapi juga memetakan mitra pembangunan dan memobilisasi sumber daya dalam rangka meningkatkan kapasitas sektor manufaktur dan usaha kecil dan menengah (UKM). Indonesia menegaskan kesiapan untuk berkontribusi sekaligus mempererat kerja sama dengan UNIDO. Di antara inisiatif kerja sama RI-UNIDO yang telah diwujudkan adalah penyelenggaraan Konferensi Regional tentang Pembangunan Industri (1st Regional Conference on Industrial Development/RCID) di Bali bulan November 2018. Forum ini menjadi wadah bagi negara-negara di Kawasan Asia Pasifik untuk bertukar pandangan, kebijakan, pengetahuan, dan gagasan dalam mengoptimalkan peluang dan manfaat revolusi industri keempat. Forum menghasilkan 'Bali Agenda on Industry 4.0' yang berisi komitmen para peserta konferensi untuk menjalin kolaborasi di bidang Industri 4.0. Indonesai percaya bahwa upaya untuk mencapai pembangunan industri yang bersifat inklusif dan berkelanjutan tidak dapat dilakukan secara maksimal tanpa adanya kerja sama di level regional dan internasional. RCID merupakan kontribusi Indonesia untuk mendorong kerja sama tersebut.

Upaya-upaya telah yang dilakukan Indonesia dalam rangka menghadapi era Industri 4.0, seperti peluncuran "Making Indonesia 4.0" tahun 2018 dengan fokus pada 5 industri andalan (makanan dan minuman, tekstil dan pakaian, otomotif, elektronik, dan produk kimia) dan penyusunan "Indonesia Industry 4.0 Readiness Index (INDI 4.0) untuk mengukur kesiapan sektor industri dalam menerapkan Industri 4.0. Upaya lain adalah dengan mengembangkan Program Revitalisasi Vokasi Industri 2020-2024 dengan fokus pada penguatan kurikulum dan modul belajar untuk 175 politeknik, 2.612 sekolah vokasi, dan kurang lebih 1,5 juta pekerja. Upaya-upaya tersebut dilakukan untuk memastikan bahwa setiap orang memiliki akses dan kesempatan yang setara dalam mengoptimalkan manfaat Industri 4.0.

Sidang Umum merupakan forum tertinggi di UNIDO yang dilaksanakan secara rutin setiap dua tahun dan diikuti oleh seluruh negara anggota yang saat ini berjumlah 170. Biasanya pertemuan tersebut dilangsungkan di markas UNIDO di Wina. Namun kali ini pertemuan dilangsungkan di Abu Dhabi atas permintaan Persatuan Emirat Arab selaku tuan rumah. Ini adalah kali keempat Sidang Umum UNIDO dilangsungkan di luar Wina setelah Bangkok, Thailand (1987), Yaoundé, Kamerun (1993), Lima, Peru (2013).

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan tiga kunci arah pembangunan industri, yakni memperkuat sektor Kesehatan demi akses global terhadap vaksin dan obat-obatan, transformasi digital demi industri 4.0, dan transisi energi demi penerapan green energy. Ketiga hal tersebut yang akan menjadi pembahasan utama dalam Konferensi Regional Pengembangan Industri (RCID) ke-2. Forum ini juga menjadi permulaan untuk merumuskan sejumlah langkah terkait industri di kawasan Asia Pasifik. Pasalnya, pandemi Covid-19 memberikan dampak besar bagi kehidupan masyarakat termasuk pada industri.

RCID akan menjadi tempat aspirasi negara-negara yang tidak masuk dalam G20. Negara-negara ini menurutnya juga harus melakukan pemulihan ekonomi dan mendapatkan perhatian dari masyarakat global. Sudah 2 tahun bergulat dengan Covid-19 ada rupa kisah cerita. Pandemi menciptakan krisis multidimensi hingga ekonomi dan sosial. Meski demikian setiap negara perlahan membangun resiliensi hingga beradaptasi untuk pulih. Momentum ini bisa menjadi cara untuk melihat dan mempelajari kekuatan yang dimiliki, untuk mempersiapkan ancaman atau pandemi yang lain di masa mendatang. Sehingga diharapkan konferensi RCID berlangsung produktif dan menghasilkan rekomendasi bagi upaya kawasan untuk mempercepat adopsi Industri 4.0 untuk Inclusive Sustainable Industrial Development (ISID), meningkatkan kesiapan UKM di kawasan untuk penyerapan Industri 4.0 di masa Covid-19, serta menyusun kerangka ekosistem Industri 4.0 sebagai acuan global untuk mempercepat Industri 4.0 bagi ISID.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan kalau Industri 4.0 telah membuat disrupsi ekonomi sehingga ke depan isu berkelanjutan di sirkulasi ekonomi sangat penting dan menjadi isu awal. Di sisi lain, kalau saat ini banyak industri juga mulai memikirkan isu berkelanjutan, buktinya banyak industri pengemasan dan plastik mulai berubah. Sehingga ke depan industri hanya tinggal memiliki energi yang mana yang akan digunakan. Apalagi Indonesia ini sumber energi yang punya banyak dan bisa digabungkan, misal gas, biotermal, dan hydro meski tidak dipungkiri yang terbanyak masih PLTU. Airlangga sudah membahas hal ini dengan ADB sehingga seharusnya ada beberapa isu akan bisa segera selesai. Untuk konferensi ini, diharapkan akan ada terobosan dalam komitmen percepatan implementasi Industri 4.0, untuk industri yang inklusif dan berkelanjutan.

Baca juga :

https://kemlu.go.id         

https://id.berita.yahoo.com

https://pelakubisnis.com

www.industry.co.id

Thursday, May 27, 2021

Kebijakan Pemerintah Mengembangkan Industri Furnitur Dan Woodworking


 Instrumen-instrumen kebijakan pemerintah.

 

Dalam rangka mengembangkan industri furnitur dan woodworking antara lain, fasilitasi pusat logistik bahan baku, program revitalisasi mesin atau peralatan, fasilitasi politeknik furnitur, program pengembangan desain furnitur.

Lalu, insentif tax holiday, tax allowance, super deduction tax untuk reseach and development (R&D) dan vokasi, penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI) dan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI), serta Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN).

"Selanjutnya, ketersediaan bahan baku yang melimpah sebagai comparative advantage, serta didukung dengan kemudahan iklim berusaha Pemerintah melalui UU 11/2020 tentang Cipta Kerja diharapkan juga dapat mewujudkan industri yang menghasilkan nilai tambah tinggi, berdaya saing global, dan berwawasan lingkungan," tukasnya.

 

 

Perluasan Investasi Pabrik Pintu Kayu dengan Tingkatkan Produksi

 

Selasa (25/5/2021) Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita meresmikan perluasan investasi PT. Woodone Integra Indonesia senilai Rp255,8 miliar di Sidoarjo, Jawa Timur. Investasi ini dilakukan untuk pengembangan produk pintu dari kayu.

Secara keseluruhan, perusahaan memproduksi barang bangunan dari kayu dan komponen bahan bangunan dari kayu yang meliputi wooden step, pintu kayu, stair riser, kusen kayu, list kayu/architrave, dan plinth kayu/skirting. Produk utama saat ini adalah pintu kayu dengan kapasitas produksi 35.000 set per bulan.

Selama ini, perkembangan permintaan global produk industri furnitur dan woodworking secara keseluruhan sangat menjanjikan. Hal ini tercermin dari meningkatnya pendapatan industri baik yang diperoleh dari dalam negeri maupun ekspor, ujar Menperin Agus dalam pernyataannya, Rabu (26/5).

"Ekspor produk furnitur (HS 9401-9403) di tahun 2020 mengalami peningkatan dengan nilai USD1,91 miliar atau meningkat 7.6 persen dari tahun 2019 yaitu senilai USD1.77 miliar," ungkapnya.

Pola belanja furnitur dan renovasi rumah, termasuk pintu melalui gawai atau belanja online juga mengalami kenaikan yang sangat signifikan. Dalam hal belanja rumah tangga, pandemi mengakibatkan adanya fenomena reorganisasi signifikan belanja rumah tangga akibat pandemi. Yaitu peralihan dari hiburan, pariwisata dan transportasi, ke sektor lain seperti produk teknologi dan kebutuhan menata atau renovasi rumah, kata Menperin.

"PT. Woodone Integra Indonesia tentu telah memahami besarnya pasar konsumen dalam negeri Indonesia maupun pasar ekspor. Dukungan bahan baku dan permesinan yang canggih, efisien dan ramah lingkungan diharapkan dapat menunjang kelancaran produksi kedepannya. Perusahaan tersebut pada hari ini juga melakukan ekspor ke-1000 untuk pintu kayu sejumlah tiga container dengan nilai mencapai USD120.000. Pada bulan Maret 2021, perusahaan telah mengirimkan sejumlah 35.450 set pintu serta 3.570 set tangga/BC.

Perusahaan tersebut masih berpeluang untuk meningkatkan produksinya. Guna mendorong terus tumbuhnya investasi pada industri furnitur di tanah air, Kementerian Perindsutrian juga terus memberikan fasilitas kemudahan iklim berusaha terutama antisipasi penyediaan faktor-faktor produksi utama yaitu bahan baku, modal, dan tenaga kerja. Pemerintah mendorong agar Woodone bisa memproduksi hingga 100.000 set pintu per bulan.

Sunday, May 23, 2021

SIMAK PENJELASAN SEPUTAR ASN 2021

 


Pendaftaran CPNS dan PPPK Akan Dibuka 31 Mei 2021

 

Pendaftaran untuk Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dipastikan akan dimulai pada Mei hingga Juni 2021. Proses pendaftaran akan dimulai pada 31 Mei hingga 21 Juni 2021. Setelahnya, pemerintah akan memulai tahap seleksi kompetensi dasar (SKD) pada Juli 2021.

Kendati demikian, kata Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik KemenPAN RB, Andi Rahadian, Selasa (11/5/2021), ada kemungkinan tanggal tersebut akan berubah nantinya.

Sementara proses pendaftaran dijadwalkan selama periode Mei - Juni 2021, pihak KemenPAN RB pada bulan lalu mengungkapkan bahwa proses seleksinya akan berlangsung mulai Juli hingga Oktober 2021. Pengumumannya pada November 2021.

 

Pengadaan calon ASN pada tahun ini mencapai 1.275.387.

 

Dari total tersebut, sebanyak 83.669 formasi untuk pemerintah pusat dan instansi pemerintah daerah 1.191.718. Jumlah ini termasuk guru PPPK sebanyak 1.002.616, serta PPPK non guru dan CPNS sebanyak 119.094 formasi.

Proses pendaftaran CPNS 2021 ini akan dilakukan beriringan dengan beriringan dengan seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Dengan semakin dekatnya seleksi CPNS 2021, Plt Asisten Deputi Perencanaan dan Pengadaan SDM Aparatur Kementerian PANRB Katmoko Ari Sambodo, Selasa (11/5/2021) mengimbau seluruh pejabat pembina kepegawaian (PPK) untuk mempersiapkan dokumen yang diperlukan.

"PPK dapat segera melakukan persiapan seperti dokumen persyaratan pengumuman, sistem pendaftaran terintegrasi dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN), serta online help desk/call center yang dikelola masing-masing kementerian/lembaga," imbuhnya Katmoko Ari Sambodo.

Secara total, seleksi CPNS 2021 akan membuka 1.275.387 formasi, terdiri dari 83.669 formasi untuk pemerintah pusat dan 1.191.718 formasi untuk pemerintah daerah.

Adapun berdasarkan jadwal yang telah dipersiapkan, pengumuman seleksi CPNS 2021 akan dimulai sejak 30 Mei. Kemudian proses pendaftaran dibuka sehari setelahnya, atau pada 31 Mei 2021.

 

Rincian Seleksi

 

Berikut rincian jadwal seleksi CPNS 2021 dan PPPK:

 

- Pengumuman Seleksi: 30 Mei-13 Juni 2021

 

- Pendaftaran Seleksi: 31 Mei-21 Juni 2021

 

- Seleksi Pengumuman Administrasi dan Pengumuman Hasil: 1-30 Juni 2021

 

- Masa Sanggah: 1-11 Juli 2021

 

- Pelaksanaan SKD CPNS (CAT BKN): Juli-September 2021

 

- Seleksi PPPK non-Guru (CAT BKN): Juli-September 2021 (setelah SKD CPNS selesai di masing-masing lokasi)

 

- Seleksi PPPK Guru (CBT Kemendikbud): Agustus 2021 (Tes Satu), Oktober 2021 (Tes Dua), Desember 2021 (Tes Tiga)

 

- Pelaksanaan SKB (Seleksi Kompetensi Bidang) CPNS: September-Oktober 2021

 

- Pengumuman Akhir dan Masa Sanggah: November 2021

 

- Penetapan NIP (Nomor Induk Pegawai) CPNS/Nomor Induk PPPK: Desember 2021.

 

 

Pembukaan Seleksi CPNS 2021 Masih Proses Persiapan

 

Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyatakan belum mengantongi tanggal pasti pembukaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil atau CPNS 2021 dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Padahal sebelumnya, pembukaan CPNS 2021 dan PPPK dikabarkan akan dibuka pada 31 Mei 2021 ini.

Plt Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Hukum dan Kerja Sama BKN, Paryono, di Jakarta, Rabu (26/5/2021) mengatakan; “Belum ada kepastian”, sampai saat ini belum ada kepastian mengenai pembukaan pendaftaran CPNS 2021.

Menurut Paryono, saat ini BKN bersama instansi terkait tengah menyiapkan seleksi CPNS 2021 dan PPPK. Setidaknya, ada 4 hal yang sedang disiapkan untuk seleksi CPNS 2021 tersebut.

Pertama, yaitu regulasi berupa Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Permenpan). Kedua, titik lokasi tes terkait Sarpras CAT. Ketiga, kesiapan SDM BKN yang akan bertugas dalam CAT. Keempat, koordinasi dengan BNPT, Gugus Tugas terkait prokes (protokol kesehatan) saat tes (CPNS 2021) berlangsung.

Paryono juga menegaskan jika BKN akan memberikan informasi secara resmi jika sudah ada kejelasan mengenai tanggal pembukaan pendaftaran CPNS 2021 dan PPPK. Penentuan tanggalnya sendiri masih dalam persiapan. Masyarakat masih harus lebih sabar menunggu dibukanya seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil atau CPNS 2021 dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Tampaknya pembukaan seleksi CPNS 2021 dan PPPK akan mundur dari jadwal yang telah beredar sebelumnya yaitu pada 31 Mei 2021. Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Pusat Pengembangan Sistem Seleksi BadanKepegawaian Negara (BKN) Mohammad Ridwan. Lewat akun Twitter-nya, @abiridwan2173, Ridwan menyatakan jika seleksi CPNS 2021 belum akan dibuka pada 31 Mei 2021.

"Tgl 31 Mei 2021 penerimaan #CPNS2021 (CPNS 2021) #P3K2021 BELUM DIBUKA," kata dia, Rabu (26/5/2021).

Menurut dia, hingga saat ini masih banyak hal yang harus dipersiapkan oleh Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) sebelum secara resmi membuka penerimaan CPNS 2021 dan PPPK.

Monday, February 22, 2021

Akan Dibuka, Simak Informasi Seleksi Program Kartu Prakerja Gelombang 12


Sekretaris Eksekutif I Komite Penanganan Covid-19 Pemulihan Ekonomi Nasional Raden Pardede menyatakan pemerintah telah memastikan Program Kartu Prakerja akan dilanjutkan lagi pada tahun 2021. Anggaran yang disiapkan tidak berubah dari sebelumnya. Setidaknya, semester pertama ini sudah akan jalan lagi dengan anggaran Rp 10 triliun.

Pemerintah bakal mengumumkan pembukaan proses seleksi program Kartu Prakerja. Per hari ini, Ahad, 21 Februari 2021, para pendaftar yang berminat mengikuti program tersebut bisa mulai membuat akun di situs resmi www.prakerja.go.id.

Situs resmi Kartu Prakerja adalah www.prakerja.go.id (perhatikan akhiran go.id. Pembukaan pendaftaran Kartu Prakerja gelombang 12 akan diumumkan melalui media dan media sosial resmi Kartu Prakerja, Instagram dan Facebook, dengan nama akun @prakerja.go.id.

Pada 2020, Program Kartu Prakerja diberikan kepada sebanyak 5,59 juta peserta atau penerima manfaat. Total anggaran yang disediakan sekitar Rp 20 triliun. Program Kartu Prakerja di tahun 2020 berakhir di gelombang 11 dengan total pendaftar mencapai 43 juta orang.

Lebih jauh Raden menjelaskan bahwa Skema program tersebut, tidak akan berbeda dengan yang sebelumnya. Sebetulnya dalam pelaksanaan program Kartu Prakerja ada gabungan antara pelatihan dan juga ada bantuan sosial. Pemerintah akan memberikan pelatihan plus bantuan dana tunai. Salah satu yang melatarbelakangi dilanjutkannya Program Kartu Prakerja ini adalah penilaian pemerintah bahwa selama pandemi Covid-19 belum sepenuhnya bisa ditangani, maka program bantuan sosial akan tetap ada. Oleh karena itu, uang tunai masih diperlukan masyarakat. Sebaliknya, bila pandemi Covid-19 bisa ditangani, bantuan tersebut tidak akan diperlukan lagi. Program bakal kembali seperti rencana awal, yaitu hanya pelatihan.

Head of Communications Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja Louisa Tuhatu menyatakan, para pendaftar yang sudah memiliki akun tahun lalu tapi belum lolos seleksi pun dapat melakukan pembaharuan akun. Hal ini dilakukan jika ada data yang berubah. Lebih jauh Louisa menjelaskan bahwa Pembukaan proses seleksi gelombang 12 akan diumumkan kemudian. Saat ini hanya baru ada pengaktifan fitur di situs tersebut. Tujuannya, agar orang bisa membuat akun.

Dalam Raker bersama dengan Komisi XI DPR akhir Januari lalu, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sebelumnya mengatakan alokasi anggaran Kartu Prakerja pada tahun ini semula direncanakan sebesar Rp 10 triliun. Namun belakangan pemerintah menetapkan menaikkannya menjadi Rp 20 triliun. Keputusan tersebut sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi untuk menyamakan jumlah anggaran Kartu Prakerja dengan anggaran pada 2020.

Berhati-hatilah. Sebuah situs palsu Kartu Prakerja beredar dalam seminggu terakhir.  Situs tersebut berisi informasi bahwa pendaftaran Kartu Prakerja gelombang 12 telah dibuka. Menurut Louisa Tuhatu, Senin, 18 Januari 2021, belakangan ini beredar pesan bohong mengenai telah dibukanya pendaftaran gelombang 12 Program Kartu Prakerja. Pesan itu adalah hoaks yang bermaksud mengelabui masyarakat dan mencuri data pribadi. Termasuk, dalam memberikan data pribadi di situs yang beredar dalam pesan tersebut lantaran laman yang dilampirkan tidak benar. Pesan tersebut melampirkan laman http://dashboard.prakerja12.xyz/?gel=12. Dalam laman hoax itu, tertera jumlah orang yang mendaftar yang angkanya terus bertambah. Lalu di bawahnya, ada perintah untuk mengisi data dengan benar.

Ditegaskan bahwa situs resmi dari Kartu Prakerja adalah www.prakerja.go.id. Pendaftaran Kartu Prakerja baru dibuka sampai gelombang 11. Pembukaan gelombang 12 nantinya akan diumumkan melalui media dan media sosial resmi. Baik itu Instagram atau Facebook, dengan nama akun @prakerja.go.id

Penjualan Surat Berharga Negara ORI019 Melampaui Target Sebelum Waktu Penutupan, Sekaligus Mencetak Rekor Sepanjang Penerbitan SBN Ritel

Penjualan Surat Berharga Negara ritel seri ORI019 oleh mitra distribusi Commonwealth Bank melampaui targetnya dan telah terjual habis sebelum masa penawaran berakhir pada 18 Februari 2021. Pemesanan surat berharga negara (SBN) ritel seri ORI019 telah mencapai 100 persen di H-1 penutupan masa penawaran, ini sekaligus mencetak rekor sepanjang penerbitan SBN Ritel. Jumlah pemesanan ORI019 dari total kuota Rp 26 triliun yang disediakan oleh pemerintah. Total kuota pemesanan tersebut telah dinaikkan pemerintah beberapa kali dari target awal sebesar Rp 10 triliun, ini sekaligus melampaui pemesanan ORI seri sebelumnya yakni ORI018 yang sebesar Rp 12,97 triliun.

Menurut Kepala Seksi Pendalaman Pasar dan Perluasan Basis Investor Surat Utang Negara DJPPR Kemenkeu Antonius Dyan dalam diskusi daring Senin, 22 Februari 2021 di Jakarta, penjualan ini merupakan rekor tertinggi sampai dengan saat ini untuk yang online dan tradable yang ORI dan sukuk ritel.  Biasanya diterbitkan pada semester kedua namun pada tahun ini diterbitkan pada awal tahun yang dilatarbelakangi oleh berbagai pertimbangan. Hasil penjualan ORI019 sebesar Rp 26 triliun sangat memuaskan.

Chief of Retail & SME Business Commonwealth Bank Ivan Jaya menuturkan penjualan SBN ritel seri ORI019 telah melebihi target penjualan. Penjualan ini menjadi salah satu yang tertinggi, 10 persen lebih tinggi daripada yang ditargetkan.

PT Bank Central Asia Tbk. atau BCA mencatat angka penjualan ORI019 mencapai Rp 3,8 triliun menjelang penutupan masa penawaran pada 18 Februari 2021. Angka tersebut melampaui penjualan seri sebelumnya, ORI018 yang mencapai penjualan kurang lebih sebesar Rp 2,6 triliun. Menurut Senior Executive Vice President Wealth Management BCA Christine Setyabudhi, penjualan ORI019 di BCA hingga 16 Februari 2021 mencapai Rp 3,8 triliun, dengan jumlah investor yang melakukan pembelian ORI019 di BCA tercatat sebanyak lebih dari 11 ribu investor. Dari jumlah tersebut, sekitar 47,5 persen transaksi melalui Welma. Pembeli ORI019 di BCA mencakup seluruh profesi mulai dari pegawai, wiraswasta, hingga pelajar dan ibu rumah tangga. Walaupun tidak ada ORI yang jatuh tempo di awal tahun, animo masyarakat sangat tinggi untuk berinvestasi di ORI019. Untuk memenuhi tingginya animo masyarakat tersebut, pemerintah pun melakukan penambahan kuota (upsize) selama masa penawaran ORI019. ORI019 juga banyak diminati oleh kalangan milenial dan secara geografis melingkupi hampir sebagian besar wilayah di Indonesia.

 
"Kami mencermati bahwa obligasi ritel Indonesia masih memiliki potensi yang cukup besar di tahun depan. Di tengah iklim suku bunga global yang rendah yang masih akan terjadi di tahun depan, obligasi masih memberikan imbal hasil yang lebih menarik," ujarnya, Rabu, 17 Februari 2021.

Selain itu obligasi cocok dijadikan salah satu pilihan alokasi portofolio nasabah yang berprofil risiko konservatif, moderat, hingga agresif.

Dalam keterangan tertulis di Jakarta,Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan Luky Alfirman, Dana hasil penjualan ORI019 tersebut akan dipergunakan untuk memenuhi sebagian kebutuhan pembiayaan APBN 2020, untuk program penanggulangan pandemi Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional. Saat peluncurannya pada 25 Januari 2021, Luky mengatakan defisit anggaran dalam APBN 2021 ditetapkan sebesar 5,7 persen dari Produk Domestik Bruto. Sehingga, ia berujar perlu pembiayaan utang yang cukup tinggi untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Sehingga, terbitlah ORI019 yang merupakan seri Surat Berharga Negara (SBN) ritel pertama yang diterbitkan di awal 2021. ORI019 ini diterbitkan dengan kupon terendah sepanjang penerbitan SBN ritel tradable, yaitu 5,57 persen.

Monday, July 06, 2020

Setelah Ekonomi Indonesia Naik Peringkat Ke Upper Middle Income Country


Bank Dunia telah menaikkan peringkat Indonesia dari negara berpendapatan menengah ke bawah (lower middle income country) menjadi negara berpendapatan menengah ke atas (upper middle income country). World Bank menaikkan peringkat Indonesia di tengah kondisi pandemi yang memprihatinkan seperti saat ini.

Pada 2019 lalu Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan rata-rata pendapatan orang Indonesia per tahun atau pendapatan per kapita mencapai 3.927 dolar AS atau sekitar Rp56 juta pada tahun 2018, naik dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 3.876 dollar AS atau Rp51,9 juta per tahun. Bank Dunia sebelumnya menyebutkan pendapatan nasional (GNI) per kapita Indonesia tahun 2019 mencapai 4.050 dolar AS, naik dari tahun sebelumnya mencapai 3.840 dolar AS.

Berdasarkan klasifikasi Bank Dunia, kelas lower middle income country merupakan negara dengan pendapatan nasional bruto sekitar 996 dolar AS hingga 3.896 dolar AS per kapita. Sementara kelas upper middle income country berpendapatan 3.896 dolar AS hingga 12.055 dolar AS per kapita. Klasifikasi GNI Bank Dunia yang menjadi rujukan lembaga dan organisasi internasional adalah negara pendapatan rendah 1.035 dolar AS, menengah bawah 1.036-4.045 dolar AS, menengah atas 4.046-12.535 dolar AS, dan tinggi di atas 12.535 dolar AS.

Sebelumnya Menteri Keuangan, Sri Mulyani juga mengatakan melepaskan diri dari jebakan negara berpendapatan menengah atau middle income trap jadi salah satu tantangan perekonomian Indonesia ke depan. Hanya sedikit negara yang berhasil lolos dari jebakan middle income yaitu Singapura, Jepang, dan Korea Selatan. Oleh karena itu, Indonesia harus memperhatikan sejumlah masalah terkait dengan produktivitas, daya saing, dan Sumber Daya Manusia (SDM).

Kenaikan peringkat Indonesia menjadi negara berpendapatan menengah ke atas sudah terjadi sejak setahun belakangan. Dengan status baru lebih tinggi ini, maka lembaga multilateral akan lebih memilih negara berpendapatan rendah yang lebih membutuhkan untuk penyaluran pinjaman. Tapi Indonesia kan mengurangi pinjaman itu, kita mengeluarkan global bond jadi imbal hasil yang ditawarkan lebih kompetitif dan bersaing. Namun, pemerintah masih perlu melakukan pembenahan, di antaranya daya saing SDM, hilirisasi sumber daya alam agar tidak bergantung komoditas, dan industrialisasi.

Kendati demikian butuh 23 tahun bagi Indonesia untuk naik peringkat dari negara berpendapatan menengah ke bawah menjadi negara berpendapatan menengah ke atas. Tahun 2045 Indonesia bisa keluar dari negara pendapatan menengah menjadi negara maju.

Indonesia memiliki daya tawar yang lebih kuat bagi investor setelah Bank Dunia menaikkan status menjadi negara berpendapatan menengah atas dari sebelumnya menengah bawah. Investor global akan melihat negara yang pembangunannya cepat atau ada kemajuan, dan pemerintah Indonesia saat ini mendorong pemerataan pembangunan tersebut. Selain daya tawar kuat, keuntungan lainnya kepercayaan dari investor serta imbal hasil dari instrumen investasi surat utang yang dikeluarkan pemerintah lebih bersaing. Sejumlah lembaga internasional, sebelumnya memberikan penilaian layak investasi kepada Indonesia. Dengan begitu Indonesia tidak lagi banyak bergantung atau mengurangi pinjaman luar negeri dari lembaga multilateral namun lebih banyak menarik pembiayaan dari instrumen investasi. Indonesia punya peringkat investasi yang bagus sehingga kita lebih PD (percaya diri) menerbitkan global bond (surat utang global).

Status peringkat baru itu tidak terlepas dari upaya pemerintah fokus dalam pembangunan infrastruktur yang berdampak kepada sosial ekonomi masyarakat lebih baik yakni gini rasio dan pengangguran menurun pada 2019. Indonesia layak naik status karena program pembangunan lima tahun lebih ini mengarah kepada struktural dengan mengalokasikan anggaran subsidi energi untuk infrastruktur dan SDM. Pembangunan infrastruktur itu, tanpa disadari masyarakat juga mendorong peningkatan pendapatan per kapita Indonesia tahun 2019.

Safeguard Perdagangan Indonesia Demi Menjaga Kedaulatan Industri

Saveguard Industri Indonesia

Safeguard adalah tindakan pengamanan yang dilakukan oleh pemerintah negara pengimpor untuk memulihkan kerugian serius atau mencegah ancaman kerugian serius terhadap industri dalam negeri sebagai akibat lonjakan barang impor sejenis atau barang yang secara langsung bersaing.

Pada 5 November 2019, Kemenkeu menerbitkan setidaknya tiga Peraturan Menteri Keuangan (PMK) berupa aturan pengamanan perdagangan (safeguard) untuk tekstil dan produk tekstil dan diundangkan per 6 November 2019 oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM). PMK tersebut terkait pengenaan bea masuk tindakan pengamanan sementara (BMTPS) untuk produk tekstil dan produk tekstil, seperti benang, kain, dan tirai, total sebanyak 121 pos tarif. (Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi, Kemenkeu Nufransa Wira Sakti  kepada Tempo, Jumat, 8 November 2019).
PMK Nomor 161 Tahun 2019 yang mengatur tentang BMTPS terhadap impor produk benang, selain benang jahit, dari serat staple sintetik dan artifisial. Aturan tersebut mengatur enam pos tarif produk kain mulai sebesar Rp 1.405 per kilogram. Aturan tersebut melampirkan setidaknya 121 negara yang dikecualikan pengenaan BMTPS.

PMK Nomor 162 Tahun 2019 mengatur pengenaan BMPTS terhadap impor kain. Aturan tersebut menjelaskan 107 pos tarif produk kain mulai sebesar Rp 1.318 hingga Rp 9.521 per meter. Beleid ini melampirkan setidaknya 121 negara yang dikecualikan pengenaan BMTPS.
PMK Nomor 163 Tahun 2019 yang mengatur pengenaan BMPTS terhadap impor produk tirai, kerai dalam, kelambu tempat tidur, dan perabot lainnya. Aturan tersebut mendetailkan delapan pos tarif produk kain mulai sebesar Rp 41.083 per kilogram. Beleid ini melampirkan setidaknya 124 negara yang dikecualikan pengenaan BMTPS.
Peraturan menteri tersebut berlaku selama 200 hari terhitung sejak berlakunya peraturan menteri ini.

Indonesia termasuk Negara Paling Aktif Terapkan Safeguard

World Trade Organization (WTO) atau Organisasi Perdagangan Dunia menyebut Indonesia berada diperingkat ke-2 sebagai negara yang aktif menggunakan instrumen safeguard.
Keaktifan Indonesia dalam penggunaan instrumen safeguard dengan menduduki peringkat ke-2 sebagai negara yang sering melakukan penyelidikan dan mengenakan Bea masuk Safeguard setelah India. Semua inisiasi penyelidikan safeguard tersebut sekitar 59 persen dari inisiasi safeguard yang bermuara pada pengenaan bea masuk safeguard itu sendiri. (Plt. Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri, Srie Agustina, dalam web seminar (webinar) “Trade Remedi di Masa Pandemi: Peluang dan Tantangan”, Senin (8/6/2020).

Selain melakukan pembelaan perdagangan, Direktorat  Perdagangan Luar Negeri juga aktif mengadukan perilaku negara mitra yang dianggap melanggar, atau tidak sesuai dengan peraturan multilateral ke Badan Penyelidikan Penyelesaian Sengketa WTO. Indonesia tercatat pernah mengajukan 11 gugatan melawan Amerika Serikat, Uni Eropa, Argentina, Afrika Selatan, Korea, Pakistan, dan Australia ke Badan Penyelesaian Sengketa. Produk ekspor yang diyakini mendapatkan perlakuan yang  tidak adil dan dimintakan keadilan bervariasi, yakni mulai dari sepatu, bahan kimia, hingga aneka jenis  lainnya. Oleh karena itu Indonesia juga patut mawas diri.

Indonesia juga digugat oleh negara lain dengan alasan melanggar norma perdagangan Internasional. Gugatan teradap Indonesia sudah berjumlah 14 kasus , dan kebijakan nasional yang digugat oleh negara mitra terkait dengan produk otomotif, daging ayam, daging, sapi, produk holtikultura, dan produk besi baja. Negara yang menggugat juga bervariasi mulai dari negara berkembang seperti Brazil, Taipe, Vietnam, sampai dengan negara industri maju seperti Amerika Serikat, Uni Eropa, dan Jepang.

Pada 30 Juni 2020, secara resmi Komisi Tarif Filipina memutuskan untuk menghentikan penyelidikan safeguard atas produk kaca (clear and tinted float glass) tanpa pengenaan bea masuk kepada semua negara, termasuk Indonesia. Alasannya, karena otoritas Filipina tidak dapat membuktikan impor produk kaca menyebabkan kerugian serius atau ancaman kerugian terhadap industri serupa di dalam negeri mereka. Sebelumnya, Indonesia juga dibebaskan dari tuduhan safeguard untuk semen dan keramik.

Indonesia kini terbebas dari pengenaan Bea Masuk Tindakan Pengamanan (BMTP) oleh Filipina untuk produk kaca (clear and tinted float glass). Produk kaca yang terbebas dari pengenaan BMTP tersebut ada dalam kelompok pos tarif/HS code 7005.29.90 (clear float glass), 7005.21.90 (tinted float glass), dan 7005.10.90 (reflective float glass).di mana kemenangan Indonesia atas tindakan safeguard itu diyakini akan semakin membuka peluang ekspor produk tersebut ke tersebut. Diyakini kemenangan ini mampu mengembalikan gairah industri kaca Indonesia di pasar ekspor Filipina setelah terancam dikenakan BMTP. Peluang ekspor produk tersebut ke Filipina kembali terbuka lebar. (Menteri Perdagangan Agus Suparmanto).

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor produk kaca Indonesia ke Filipina yang diselidiki adalah sebesar 635 ribu dolar AS pada 2019. Nilai tersebut meningkat dibandingkan 2018 yang tercatat sebesar 405 ribu dolar AS. Namun akibat penyelidikan safeguard ini, kinerja ekspor produk kaca dimaksud cukup terpengaruh pada 2020.

Selama periode Januari–April 2020, Indonesia hanya membukukan nilai ekspor sebesar 270,4 ribu dolar AS. Bahkan produk tinted float glass dan reflective float glass mengalami penurunan rata-rata hingga 79 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya. Dengan kualitas yang sangat bersaing, produk kaca asal Indonesia dianggap memiliki potensi mengganggu kinerja industri kaca dalam negeri Filipina.

Monday, June 10, 2019

Mengembangkan Bisnis Perdagangan Lebih Cepat Dengan API


Apa itu API?

API [Application Programming Interface], merupakan perantara perangkat lunak yang memungkinkan dua aplikasi untuk saling berbicara. Setiap kali Anda menggunakan aplikasi seperti Facebook, mengirim pesan instan, atau memeriksa cuaca di ponsel Anda, Anda menggunakan API.

Contoh API. Saat Anda menggunakan aplikasi di ponsel Anda, aplikasi terhubung ke Internet dan mengirimkan data ke server. Server kemudian mengambil data itu, mengartikannya, melakukan tindakan yang diperlukan dan mengirimkannya kembali ke telepon Anda. Aplikasi tersebut kemudian menginterpretasikan data itu dan memberi Anda informasi yang Anda inginkan dengan cara yang dapat dibaca. Ini adalah API - semua ini terjadi melalui API.

Untuk lebih jelas, bayangkan Anda sedang duduk di meja di restoran dengan menu pilihan untuk memesan. Dapur adalah bagian dari "sistem" yang akan menyiapkan pesanan Anda. Apa yang hilang adalah tautan penting untuk mengomunikasikan pesanan Anda ke dapur dan mengirimkan makanan Anda kembali ke meja Anda. Di situlah pelayan atau API masuk. Pelayan adalah pembawa pesan - atau API - yang menerima permintaan atau pesanan Anda dan memberi tahu dapur - sistem - apa yang harus dilakukan. Kemudian pelayan memberikan respons kembali kepada Anda; dalam hal ini, itu adalah makanan.

Contoh API dalam kehidupan nyata. Anda mungkin terbiasa dengan proses pencarian penerbangan online. Sama seperti restoran, Anda memiliki berbagai opsi untuk dipilih, termasuk berbagai kota, tanggal keberangkatan dan kembali, dan banyak lagi. Biarkan kami membayangkan bahwa Anda memesan penerbangan di situs web maskapai. Anda memilih kota dan tanggal keberangkatan, kota kembali dan tanggal, kelas kabin, serta variabel lainnya. Untuk memesan penerbangan Anda, Anda berinteraksi dengan situs web maskapai untuk mengakses database mereka dan melihat apakah ada kursi yang tersedia pada tanggal tersebut dan berapa biayanya.

Namun, bagaimana jika Anda tidak menggunakan situs web maskapai penerbangan, saluran yang memiliki akses langsung ke informasi? Bagaimana jika Anda menggunakan layanan perjalanan online, seperti Kayak atau Expedia, yang mengumpulkan informasi dari sejumlah database maskapai?

Layanan perjalanan, dalam hal ini, berinteraksi dengan API maskapai. API adalah antarmuka yang, seperti pelayan Anda yang membantu, dapat diminta oleh layanan perjalanan online itu untuk mendapatkan informasi dari database maskapai untuk memesan kursi, opsi bagasi, dll. API kemudian mengambil respons maskapai terhadap permintaan Anda dan mengirimkannya dengan benar kembali ke layanan perjalanan online, yang kemudian menunjukkan kepada Anda informasi terbaru yang relevan.

Apa yang Juga Disediakan API Adalah Lapisan Keamanan. Data ponsel Anda tidak pernah sepenuhnya terpapar ke server dan juga server tidak pernah terpapar sepenuhnya ke telepon Anda. Sebaliknya, masing-masing berkomunikasi dengan paket kecil data, hanya berbagi apa yang diperlukan — seperti memesan takeout. Anda memberi tahu restoran apa yang ingin Anda makan, mereka memberi tahu Anda apa yang mereka butuhkan sebagai imbalan dan kemudian akhirnya, Anda mendapatkan makanan Anda.

API telah menjadi sangat berharga sehingga menjadi bagian besar dari banyak pendapatan bisnis. Perusahaan besar seperti Google, eBay, Salesforce.com, Amazon, dan Expedia hanyalah beberapa dari perusahaan yang menghasilkan uang dari API mereka. Yang dimaksud "ekonomi API" adalah pasar API ini.

API Modern. Selama bertahun-tahun, "API" itu sering menggambarkan segala jenis antarmuka konektivitas generik ke suatu aplikasi. Namun, baru-baru ini, API modern telah mengambil beberapa karakteristik yang membuatnya sangat berharga dan berguna: API modern mematuhi standar (biasanya HTTP dan REST), yang ramah pengembang, mudah diakses, dan dipahami secara luas

Mereka diperlakukan lebih seperti produk daripada kode. Mereka dirancang untuk konsumsi untuk pemirsa tertentu (mis., Pengembang seluler), mereka didokumentasikan dan mereka diversi sedemikian rupa sehingga pengguna dapat memiliki harapan tertentu terhadap pemeliharaan dan siklus hidupnya. Karena mereka jauh lebih terstandarisasi, mereka memiliki disiplin yang lebih kuat untuk keamanan dan tata kelola, serta dipantau dan dikelola untuk kinerja dan skala. Seperti bagian lain dari perangkat lunak yang diproduksi, API modern memiliki siklus hidup pengembangan perangkat lunak (SDLC) sendiri untuk merancang, menguji, membangun, mengelola, dan membuat versi. Juga, API modern didokumentasikan dengan baik untuk konsumsi dan versi.

Untuk mempelajari lebih lanjut tentang API dan cara merancang API yang hebat, unduh eBook Undesturbed REST: Panduan untuk Merancang API Sempurna [A Guide toDesigning the Perfect API.] 

Mengembangkan Bisnis Dengan API

Anastasiya Rashevskaya https://mangosoft.tech manajer konten di Mangosoft menulis bagaimana keunggulan API dalam mengembangkan bisnis lebih cepat.

Application programming interface (API), terdiri dari berbagai alat dan protokol yang menghubungkan satu perangkat lunak dengan yang lain; dan saat ini ada lebih dari 20.000 API yang berjalan dan mendukung fungsi sehari-hari.

Terlepas dari apakah Anda beroperasi di pasar Wall Street atau menyediakan layanan nirlaba, dari semua jenis organisasi telah menyadari bahwa membangun pengguna antarmuka yang ramah tidak cukup. Pelanggan, pengembang, dan mitra ingin berinteraksi melalui sistem sederhana dan dapat diprogram yang sesuai dengan kebutuhan dan preferensi mereka. Terutama, jika Anda menjalankan platform e-niaga, API akan menjadi jantung dari operasi perampingan bisnis dan membawa kesederhanaan ke situs web Anda.

Berikut lima cara pendekatan API dalam meningkatkan bisnis.

API dapat meningkatkan kemalasan

Sistem yang baik harus berjalan dengan lancar tanpa kesalahan, sementara sistem yang bagus menarik emosi. API dapat merujuk pada keserakahan pengembang karena dapat menghemat uang dan waktu. Masuk akal. Namun, sistem yang bagus menarik bagi emosi manusia (yang terkuat) - kemalasan!

API Terbaik adalah intuitif, yang berarti mereka membuat Anda malas. Dengan demikian, solusi terbaik adalah memilih perangkat lunak yang membangun ikatan kuat antara semua sistem. Misalnya, " API Google Bisnisku" memungkinkan untuk menambahkan ulasan pelanggan dari vendor pihak ketiga untuk meningkatkan reputasi Anda di web. Kelola beberapa lokasi, terbitkan foto yang diperbarui, tanggapi komentar pelanggan dan semua ini dalam satu sistem. Ini akan secara signifikan mengurangi jumlah pekerjaan manual dan menarik lebih banyak klien dari platform lain.

Tidak Perlu Menemukan Kembali Roda

Tidak bijaksana untuk mengembangkan sistem baru setiap kali Anda perlu menghubungkan satu layanan atau aplikasi ke yang lain. Ribuan API publik tersedia di pasar yang dieksploitasi oleh perusahaan-perusahaan terkenal di dunia, seperti IBM, Google, Amazon, Twitter, dll.

BigCommerce adalah contoh sukses API publik yang dapat dimanfaatkan toko online untuk membuat bisnis mereka lebih banyak efektif. Perangkat lunak ini memungkinkan memperbarui ribuan item dalam katalog dalam beberapa menit dan mendukung integrasi dengan program manajemen inventaris, analitik, pelaporan, dan sistem penting lainnya. Tidak peduli apakah API Anda pribadi atau publik, buat itu berguna untuk pengembang lain di dalam atau di luar perusahaan Anda.

Bangun Titik Akhir Yang Bermakna.

Titik akhir adalah kunci terakhir dalam pengembangan API, yang menjalankan makna tertentu. Saat mengembangkan API yang hebat, pastikan titik akhir mewakili konsep yang tepat. Dengan kata lain, Anda harus memastikan mereka mengomunikasikan visi Anda dan berkorelasi dengan model bisnis Anda. URL yang dipikirkan dengan matang memberikan petunjuk dan membuat navigasi lebih intuitif. Penting juga untuk mengekspresikan titik akhir melalui kata benda alih-alih kata kerja untuk menghindari kemungkinan kesalahan.

Pertanyaannya, JSON atau XML?.

XML sebaiknya dihindari dalam semua kasus karena sudah usang, terlalu rumit dan tidak didukung oleh sebagian besar sistem. Jangan buang waktu berharga Anda untuk membangun API yang tidak membawa hasil yang sukses. Jika aplikasi perusahaan Anda bisa berjalan tanpa XML, JSON adalah pilihan terbaik Anda.

Memberikan Pengalaman Multichannel.

Dengan memastikan API dapat memberikan pengalaman multichannel yang unggul bagi pelanggan memungkinkan mereka berbelanja menggunakan perangkat seluler, PC, tablet, dan alat digital lainnya. Tahukah Anda bahwa lebih dari 70% konsumen modern cenderung meneliti barang di web sebelum memindahkannya ke troli?

Selain itu, sebagian besar pembeli menggunakan sumber online untuk membandingkan harga dan memilih situs web yang dapat diandalkan yang memberikan nilai terbaik untuk uang. Lebih baik mengembangkan API yang aman untuk memastikan klien dapat dengan mudah menavigasi toko online Anda menggunakan antarmuka yang dikembangkan dengan baik dan intuitif.

Tes, Uji dan Uji.

Semua sistem perlu dinilai untuk menemukan kesalahan, mengungkap inefisiensi dan mengatasi masalah pada tahap awal. Pelanggan Anda tidak ingin mengatasi kegagalan setiap kali mereka mengirim pesanan. Menurut Google Analytics, tren layanan pengujian API telah berkembang selama beberapa tahun terakhir. Banyak alat otomatisasi muncul di pasar untuk membantu pengembang dalam pengujian.

SoapUI, Katalon, Postman, Tricentic diakui sebagai salah satu perangkat lunak pengujian terbaik. Semuanya memiliki versi berbayar dan gratis, sehingga Anda dapat mencoba semuanya dan memilih yang terbaik!

API adalah komponen penting untuk membuat perjalanan pembeli lancar dan berwawasan luas. Jika Anda telah mengeluarkan banyak uang dan upaya untuk membangun sistem yang andal dan khawatir tentang pengeluaran, tenanglah! Kami tahu cara menghasilkan uang dari proyek Anda. Banyak perusahaan e-commerce dan fintech besar, seperti Amazon atau PayPal, memonetisasi konten mereka dengan menawarkan API publik atau semi-publik sebagai produk di pasar. Menyediakan pengembang dengan sistem yang mudah digunakan, meningkatkan keuntungan Anda dan membina kerja sama dengan mitra baru. Anda tidak hanya akan meningkatkan pendapatan perusahaan tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk memperkuat reputasi Anda sebagai produsen produk-produk IT yang berkualitas.

Sejumlah perusahaan besar telah melangkah ke perdagangan API dan berhasil. Google Maps adalah contoh yang bagus. Daripada mengembangkan sistem navigasi baru dari awal, Anda bisa membayar menggunakan API Google Maps dan mengintegrasikannya ke situs web Anda.

Stripe, sebuah perusahaan fintech dari California, adalah perusahaan lain yang sangat bergantung pada ekonomi API. Perusahaan memungkinkan pengunjung situs web Anda untuk melakukan pembayaran tanpa meninggalkan aplikasi Anda. Stripe mendukung proses ini dengan menghubungkan toko online Anda dengan bank atau sistem pembayaran pilihan Anda. Perusahaan kecil dan menengah secara aktif menggunakan produk ini karena merupakan cara yang hemat biaya untuk mengintegrasikan gateway pembayaran ke situs web.

Baca artkel asli disini